• H Suyatno

BAGANSIAPIAPI -- Pemkab Rohil mengaku prihatin terkait kondisi Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Bagansiapiapi yang sudah tak layak huni. Pemkab bahkan sudah sejak lama menawarkan untuk membantu menyediakan lahan  yang baru.

Hal itu diungkapkan langsung Bupati Rokan Hilir H Suyatno saat menghadiri HUT RI ke-70 di Rutan Bagansiapiapi Senin 17 Agustus 2015 kemarin.

"Pertama penghuninya cukup padat sehingga perlu dibangun rutan baru, kemudian juga lokasinya yang sudah tak memungkinkan tepat ditengah kota Bagansiapiapi sehingga harus dipindahkan,maka Pemkab sudah menyediakan sekitar 14 Hektar lahan pembangunan Rutan yang baru dan masih menunggu jawaban," kata Dia.

Bahkan pemkab awalnya menyediakan lahan di Simpang Dua ratus. Tahun lalu sudah ada pembicaraan dengan Kakanwil Kemenkumham, beliau akan menindaklanjuti surat  Bupati yang sudah pernah kita sampaikan, "kita minta bisa sesegera mungkin," pintanya.

Untuk sistemnya, dimana pihak Pemkab siap baik dengan bentuk Hibah,tahun ini di anggaran APBD-P Pemkab akan membangun jalan 6 m x 200 m.Menurut H Suyatno kondisi bangunan Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Bagan siapiapi sudah tidak memadai lagi bagi penghuninya.

Pasalnya, bangunan Rutan yang terletak di Jalan Dr. Pratomo Kecamatan
Bangko Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mengalami over kapasitas (kelebihan kapasitas).

Ditambah lagi, jumlah nara pidana (Napi) kian hari kian bertambah. Sementara, ruangan yang dimiliki rutan cabang Bagan Siapiapi ini cuma beberapa blok saja. Selain itu, luas ruangannya hanya 5×5 persegi saja.

"Mereka itu kan warga kita,maka kita perlu memperhatikan,baik sarana maupun prasana seperti ketersdediaan air bersih,dan kita harap mereka selama berada di rutan ini akan banyak mendapatkan pelajaran dan keahlian hingga kembali kemasyarakat mereka dapat diterima dengan berbagai keahlian dan keterampilan ,"ucap H Suyatno.**(adv/humas/Us)