• H Suyatno

BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir H Suyatno Amp secara resmi meresmikan Mushola menjadi Masjid yang terletak di jalan Madrasah, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko, Kamis 6 Agustus 2015 lalu. Mushola yang berdiri 57 tahun silam itu yang dulunya diberi dengan nama "Madrasah Kita",kini Statusnya ditingkatkan menjadi mesjid yang diberi dengan nama Mesjid Al- Khairiyah.

Ketua Panitia Mesjid Al-Khairiyah Ilyas Yusuf dalam sambutannya mengatakan, Sebelum Mushola itu diresmikan menjadi mesjid yang dulunya Mushola "Madrasah kita" itu bangunannya hanya dalam keadaan seadanya yang terbuat dari papan dan beratapkan Nipah. Mushola itu selain digunakan untuk Beribadah dulunya juga digunakan sebagai tempat belajar mengaji dan tempat mempraktekan Sholat bagi anak-anak MDA, "Kata Ilyas.

Dilanjutkan Ilyas, Pada tahun 1990 Mushola itu kita lakukan renovasi menggunakan dana Infak dan sedekah dari masyrakat setempat. Dari bangunan papan sisik diganti menjadi papan yang bagus serta atap yang sebelumnya terbuat dari nipah diganti dengan atap seng. Dizaman Bupati Rohil dipimpin oleh H Annas Maamun Mushola itu dibongkar total dan dilakukan pembangunan secara permanen dengan anggaran APBD sebesar Rp800 juta.

Di zaman Bupati Rohil dipimpin oleh H Suyatno Amp kita juga mendapatkan bantuan hibah sebesar Rp100 juta untuk pembangunan Lapangan Parkir. Setelah Mushola itu permanen, para pengurus mesjid melakukan Rapat untuk mengusulkan Mushola itu dinaikan Statusnya menjadi mesjid.Pada tanggal 1 juli 2015 lalu, Pengurus Mushola dan para jamaah sangat setuju Mushola itu ditingkatkan menjadi mesjid mengingat masyrakat yang ada dikelurahan Bagan Timur sudah padat, "terang Ilyas.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Rohil H Agustiar SAg mengatakan setelah Mushola itu dijadikan menjadi mesjid, pengurus hendaknya dan wajib untuk memakmurkan mesjid tersebut. Karena selain fungsinya mendekatkan diri kepada Allah juga memberikan ilmu agama dan ilmu umum bagi mayrakat banyak. Selain itu Mesjid juga berfungsi untuk memperkokoh dan memecahkan suatu permasalahan ditengah-tengah masyrakat.

"Mesjid bisa dijadikan solusi dan menyelesaikan permasalahan Umat, membangun Ekonomi sosial masyrakat melalui infak, wakaf, sedekah dan sebagainya. Sehingga Mesjid bisa dimakmurkan dan dijadikan sebagai Mesjid Paripurna Masyarakat, "jelas Agustiar.

Ditempat yang sama, Bupati Rohil H Suyatno Amp mengatakan Mushola ini sudah sangat berkembang sehingga sudah layak dinaikkan statusnya menjadi mesjid. Dengan dinaikan Statusnya maka diyakini Mesjid ini nantinya akan ramai dan kemungkinan besar sangat sempit untuk beribadah. Oleh karena itu kita akan lakukan pemasangan tenda terutama saat sholat Jumat dihalaman Mesjid dengan membentangkan Sajadah, "kata Suyatno.

Dikatakan Suyatno, Untuk Sholat Jumat pertama pasca diresmikannya mesjid Al- Khairiyah ini dirinya ditunjuk menjadi Khatib. "Saya ditunjuk oleh pengurus Mesjid Al-Khairiyah ini menjadi Khatib Jumat, Saya menerima permintaan dari pengurus mesjid tersebut, "ujarnya dengan senang. Untuk meningkatkan Mesjid tersebut pemkab Rohil dalam waktu dekat juga akan membangun Tempat pembacaan Alquran (TPA) dua lantai diseputar mesjid Al-Khairiyah. "pungkas Suyatno.

Peresmian Mesjid Al-Khairiyah itu dihadiri oleh Plt Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan Msi, Asisten III Bidang Kesra H Ali Asfar S Sos Msi, Ketua MUI Rohil Drs H Wan Achmad Syaiful Msi, Anggota DPRD Rohil M Ridwan Sip, Yohanes, Rasyid Abizar, Para Kepala Dinas, Tokoh Masyrakat, Tokoh Agama, dan Undangan lainnya.**(adv/humas/Us)