• Kasat ResKrim Polres Rohul AKP Rachmat.

PASIR PENGARAYAN -- Tertangkapnya empat kawan pencuri sapi di Surau Tinggi, Desa Rambah, mengungkap beberapa kejadian kehilangan ternak sapi warga Rokan Hulu (Rohul) akhir-akhir ini. Pasalnya, salah satu pelaku diduga merupakan spesialis pencuri sapi.

Salah satu pelaku yakni, Jun (40), warga Sosa, Padang Lawas, Sumatera Utara ini diduga pernah melakukan pencurian sapi sedikitnya di tiga lokasi berbeda.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIK Mhum melalui Kasat Reskrim AKP Rachmat Muchmad Salihi, SIK mengatakan, satu diantara empat pelaku merupakan target polisi. Pasalnya, menurut laporan kehilangan sapi, diduga yang bersangkutan juga ikut dalam aksi itu.

"Menurut pengakuannya (Jun) pernah melakukan pencurian sapi di tiga lokasi yang berbeda," kata AKP Rachmat sambil menerangkan tiga lokasi pencurian sapi yang dilakukan oleh tersangka Jun yakni di DU SKPA, Rambah Samo, Tali Air, Desa Sukamaju dan Surau Tinggi.

Dijelaakan AKP Rachmat, tidak tanggung-tanggung jumlah sapi yang berhasil disikat tersangka Jun, seperti di Tali Air, Desa Sukamaju. Disana pelaku Jun berhasil melarikakan lima ekor sapi milik warga sekitar.

Selanjutnya di DU SKPA, Rambah Samo. Disana dia berjasil melakukan pencurian sapi sebanyak empat ekor. "Dan sekarang dia dan kawanan melakukan pencurian sapi sebanyak 10 ekor," jelas AKP Rachmat yang menerang pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

Sebelumnya, empat kawan pencuri sapi yakni, Junaidi dan Purwanto, warga Sosa, Sumatera Utara, serta andi saputra dan M. Iksan, warga DK2, Kecamatan Rambah Samo. Keempat pelaku ditangkap ketika hendak menyembunyikan sapi tersebut di dalam kebun sawit di Dusun Surau Tinggi, Desa Rambah.

Saat penangkapan itu, dua pelaku bertugas menarik atau menggiring sapi dari dalam kebun sawit menuju pinggir jalan raya. Kabar lain menyebutkan dua pelaku lainnya sedang menunggu di Jalan raya dan berencana memasukkan sapi curian ini kedalam truk.

"Kasus ini masih dalam pengembangan, soalnya pelaku belum mengaku sapi curian itu akan dijual kemana," terang AKP Rachmat, belum menyebutkan adanya penadah dalam kasus pencurian sapi tersebut.**(am)