PEKANBARU -- Kondisi udara Kota Bertuah yang kurang kondusif akibat dari kabut asap yang berkepanjangan, ikut merosotkan realisasi investasi yang ada diKota Pekanbaru.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Pekanbaru, M. Jamil mengatan bahwa realisasi investasi Penanam Modal Asing (PMA) maupun Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) di wilayah setempat sampai saat ini baru mencapai Rp5,8 triliun.

"Sesuai dengan target pada awal tahun, dimana realisasi PMA bisa  mencapai Rp20 triliun dan PMDM Rp2,5 triliun. Namun, hingga saat ini realisasi PMDM hanya sekitar  Rp1,8 triliun dan Rp 4 triliun untuk modal asing," ungkapnya, Senin 12 Oktober 2015.

Menurut Jamil, jumlah tersebut belum seluruhnya tercapai dari rencana awal target investasi yang akan masuk ke ibu kota Pekanbaru. Demikian juga belum semua dari nilai yang sudah didaftarkan investor dalam negeri maupun luar negeri yang mengambil foam isian untuk pengurusan ijin pinsip di BPT-PM.
 
"Misalkan, masih ada lagi investasi dari modal asing yang kemaren itu sudah melapor nilainya Rp4 triliun belum menindaklanjuti realisasinya," ujar M Jamil.
 
Demikian juga lanjut M Jamil, modal dalam negeri masih belum sesuai dengan target yang direncanakan pada awal tahun yakni Rp 2,5 triliun. "Kami rencanakan tahun ini ada Rp2,5 triliun modal dalam negeri yang masuk, sementara yang baru terealisasi Rp1,8 triliun," bebernya.
 
Diakui M Jamil pada awal tahun 2015 gerakan pertumbuhan investasi di Pekanbaru melejit sampai sekitar 25 persen dari tahun-tahun sebelumnyu. Namun memasuki semester II agak melambat bahkan jalan ditempat.