• Arie Gunadi

Gaungriau.com -- Camat Rambah Arie Gunadi meminta kejelasan Provinsi Riau, terkait bantuan dana desa yang sudah dijanjikan dikucurkan ke seluruh desa di Riau, termasuk 13 desa yang ada di kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul.

Karena, diakui Camat, hingga kini belum ada kejelasan dana desa tersebut, termasuk Provinsi sendiri belum membuat juklak dan juknis penggunaan dana desa yang akan dikucurkan. Dimana sebelumnya, provinsi Riau sudah menjanjikan akan diberikannya kucuran dana desa yang diperkirakan Rp500 juta per desanya.

“Hingga kini, kejelasan pencairan dana desa dari Provinsi belum jelas. Termasuk untuk Juklak dan Juknisnya belum ada, apakah nantinya itu dana hibah atau bantuan bentuk lainnya, serta bagaimana formulasinya sehingga nantinya tidak menambah kerumitan desa saja,” jelas Camat Rambah, Arie Gunawan di kantornya, Senin 28 September 2015.

Arie juga berharap, agar nantinya dana bantuan desa dari Provinsi Riau tersebut menjadi beban desa, karena beberapa waktu lalu adanya rakor camat dan BPK, diharapkan nantinya desa tidak dibebankan membuat 3 Spj, yakni Spj ADD Rohul, bantuan Provinsi dan dana pusat.

“Untuk dana ADD Rohul 2015 serta bantuan dana pusat, tidak mengalami kendala dan sudah dicairkan. Namun kita pertanyakan, terkait dana desa bantuan provinsi Riau yang hingga kini belum ada kejelasannya, termasuk berapa besar dana yang akan dikucurkan serta apakah dana itu dan hibah atau bentuk lainnya,” kata Arie lagi.
Arie khawatir, dengan tingkat Sumber Daya Manusia (SDM) di desa yang berbeda-beda, maka dikhawatirkan nantinya kesulitan membuat 3 Spj-nya. Sehingga berharap, bantuan dana desa Provinsi tidak menjadi beban desa.

“Bila bantuan dana desa Provinsi Riau bentuk dana hibah, maka itu mudah mempertang gungjawabkannya, namun bila bentuk dana lainnya maka itu sulit dipertanggungjawabkan apalagi nantinya membuat 3 Spj. Jangan nantinya, sudah dikucurkan ke desa-desa malah akan menjadi masalah bagi desa,” harap Arie.**(Lim)