• H Ahmad Syah Harrofie.

Gaungriau.com -– Sampai dengan 31 Agustus lalu, realisasi fisik kegiatan belanja langsung Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun 2015 sebesar 41,52 persen. Sementara realisasi keuangan 26,75 persen.

Pada periode yang sama, ada 9 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang realisasi fisik kegiatannya di bawah capaian kabupaten. Yaitu Dinas Perkebunan dan Kehutanan (41,07 persen), Dinas Pasar dan Kebersihan (39,60), dan Dinas Pertambangan dan Energi (32,61)

Kemudian, Dinas Kesehatan (32,48), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau (24,06), Dinas Pertanian dan Peternakan (24,04), Dinas Pendidikan (21,15), Dinas Kelautan dan Perikanan (18,11), serta Kantor Camat Pinggir (15,30).

Sementara realisasi keuangan, dari 44 SKPD ada 16 SKPD yang angkanya di bawah kabupaten. Yaitu Dinas Kesehatan (26,74), Badan Lingkungan Hidup (26,48), Pekerjaan Umum (26,35), Badan Pendidikan dan Pelatihan (26,09), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (24,33), Kantor Camat Mandau (24,06), serta Badan Kepegawaian Daerah (23,71).

Kemudian, Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman (23,71), Dinas Perkebunan dan Kehutanan (20,01), Dinas Pertanian dan Peternakan (16,62), Kantor Camat Rupat (16,31), Dinas Kelautan dan Perikanan Perikanan (15,83), Kantor Camat Pinggir (15,30), Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (14,23), Dinas Pendidikan (13,80), serta Dinas Pertambangan dan Energi (4,26).

Meskipun masing-masing SKPD yang realisasi fisik dan keuangan kegiatan belanja langsung masih rendah dan bahkan di bawah rata-rata capaian kabupaten memberikan argumentasi yang riil tentang penyebabnya, namun Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie, tetap mengingatkan, meminta dan mengharapkan, agar segera melakukan langkah-langkah percepatan yang konkrit.

Pasalnya, kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Riau ini, sekarang sudah menjelang akhir triwulan ketiga. Apalagi APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2015 disahkan akhir tahun 2014. Idealnya, jika dirata-ratakan, baik itu realisasi fisik maupun keuangan, imbuhnya, semuanya sudah harus 75,00 persen.