• Bupati Kampar H Jefry Noer,SH saat menyerahkan cenderamata kepada Ketua LPPM UR Prof DR Almasdi Syahza,SE,MP pada Seminar perencanaan Industri & Mengukur Kemajuan Kawasan Industri di Tiga Dara Kubang Jaya.

Gaungriau.com -– Bicara soal kawasan industri di Riau khususnya Kabupaten Kampar, sejauh ini memang begitu dominan yang mesti pemerintah daerah laksanakan. Namun yang lebih utama dibuat oleh pemda setempat adalah Industri untuk masyarakat miskin langsung.
            
Hal tersebut disampaikan  Bupati Kampar Jefry Noer saat memberikan materi pada Seminar  Nasional Perencanaan Industri dan Mengukur Kemajuan Kawasan Industri di Hotel Tiga Dara Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Selasa, 29 September 2015.

Lebih lanjut Jefry menjelaskan, bahwa setiap daerah apalagi di Pedesaaan, masyarkatnya pasti banyak yang hiduonya dibawah kemiskinan. Makanya berbicara Kawsan industry di Provinsi Riau saja saat ini baru terlihat dua Kawasan Industri.

Untuk itu yang utama didirikan dan dibuat pasti industri langsung intuk masyarakat sendiri. Sebeb yang utama program yang di uat pememerintah masti mengacu kepada kesejahteraan masyarakat, makanya yang utama  adalah membangun pedesaan.
            
"Seorang pemimpin apakah Gubernur mapun Bupati/walikota konsep utamanya harus bagaimana sekonomi masyarakatnya maju. Untuk itu khususnya Kabupaten Kampar sedang membuat program untuk kesejahteraan masyarakat tersebut yang dinamankan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE),“ ungkap Jefry.

Dimana, terang Jefry, sebelum membuat RTMPE para masyarakat yang miskin di Desa tersebut dididik dulu melalui Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya Masyarakat (P4S) Kubang Jaya.  

Pelatihan ini pesertanya dari sebanyak 120 orang perangkatan selama dua minggu, dalam pelatihan peserta belajar tentang ilmu pertananian, perikanan dan peternakan, dengan pola 30% teory dan 70% praktek, dimana  usai latihan peserta akan diberi pinjaman dana bergulir untuk usaha RTMPE nantinya.