• Mawardi Arsyad saat memberi keterangan kepada pers.

PEKANBARU -- Bulan September 2015, gabungan 3 kota di Provinsi Riau mengalami Deflasi sebesar 0,38 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 121,56.

Salah satu penyebab Deflasi yang terjadi di bulan September ini menurut Kepala Badan Pusat Statistik Riau Mawardi Arsyad, adalah kabut asap.

"Karena untuk sektor transportasi udara ini, banyak yang dibatalkan akibat kabut asap, ini juga merupakan salah satu penyebab terjadinya Deflasi di Riau pada September," jelasnya, Kamis 1 Oktober 2015.

Mawardi menjelaskan, Deflasi bulan September tersebut juga terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada kelompok pengeluaran bahan makanan sebesar 2,59 persen.

Sementara untuk komoditas yang memberi andil terjadinya deflasi di Riau antaralain, cabai merah, daging ayam ras, aungkutan udara, bawang merah, ayam hidup, minyak goreng, kangkung, bayam.

"Kentang, ketimun, bensin, cabai hijau, daging sapi, pepaya, ikan asin belah, ikan teri, petai, semangka dan lainnya," jelas Mawardi.**(mad)