PEKANBARU -- Banyaknya keluhan yang masuk terkait kelangkaan gas warna melon. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Kamis 1 Oktober 2015, menggelar operasi pasar gas elpiji 3 kg pada tujuh lokasi berbeda yang ada di kota bertuah.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa operasi pasar khusus gas 3 kg ini dilakukan kerana banyaknya keluhan masyarakat terhadap kelangkaan gas elpiji tidak terjadi beberapa hari ini.

"OP kali ini kita menyediakan 560 tabung gas elpiji 3kg pada setiap lokasi, artinya hari ini hampir sekitar 4.000 tabung yang kita jual sesuai dengan HET,"ungkapnya, ketika ditemui diruang kerjanya.

Menurut Irba, OP seperti ini masih bisa dilakukan dan tidak ada batas waktunya asalkan camat mengajukan surat permintaan ke Disperindag.

"Silahkan Camat memasukkan surat dan menunjukkan titik-titik mana yang diperlukan untuk dilakukan OP gas elpiji 3 kg oleh Disperindag. Terlebih-lebih, malam tadi Pak Walikota sudah mengintruksikan agar tidak ada lagi mendengar keluhan dari masyarakat yang mengaku sulit memperoleh gas,"paparnya.

Irba juga menjelaskan, kelangkaan ini terjadi disebabkan pada satu hari  SPBE tidak menyalurkan gas elpiji 3 Kg.

"Ketika pada hari Kamis lalu SPBE tidak beroperasi maka 12.000 warga tidak mendapat gas. Sehingga jatah hari Jum’at terpakai, namun sekarang kita pastikan sudah normal kembali pendistribusian gas elpiji," tandasnya

Dari data yang dikeluarkan Disperindag, tujuh lokasi yang digelar OP gas elpiji ukuran 3 kg tersebut berada di kantor Disperindag, Kantor Lurah Labuh Baru Barat, Kantor Lurah Simpang Baru kecamatan Tampan, Kantor lurah Lembah Damai Kecamatan Rumbai Pesisir, Kantor camat Marpoyan Damai, Asrama Pancasila Kecamatan Sail, dan Kantor Camat Bukit Raya.**(saf)