• Bupati Rohil H Suyatno saat menyebar bantuan bibit ikan pada kolam warga. (Zaini)

BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menyebut, jumlah warga miskin di beberapa daerah wilayah kabupaten Rohil  dinilai telah mengalami banyak pengurangan. Dari angka 5.83 persen kini tinggal 3.75 persen.

Hal ini tidak lepas dari upaya Pemerintah Rokan Hilir membuka akses di sejumlah daerah terisolir, terutama di sepanjang jalur lintas Pesisir laut dan Sungai Rokan.

Menurut Bupati Rohil H Suyatno berdasarkan perhitungan penduduk miskin di Rohil hanya tinggal beberapa persen saja. Jumlah ini jauh mengalami pengurangan di bandingkan pendataan tahun sebelumnya yang masih berada di atas 8 persen. Saat ini dari puluhan kecamatan yang ada, tinggal warga yang bermukim di daerah kecamatan Sinaboi dan Pasir Limau Kapas yang masih banyak terdapat masyrakat miskinan.

Warga yang bermukim di wilayah kecamatan Rantau Kopar yang sebelumnya terdata banyak yang miskin, kini sudah berangsur-angsur tidak banyak yang miskin, kemiskinan yang terjadi, umumnya dikarenakan keterisoliran daerah tersebut.

Sulitnya akses akibat terisolir yang membuat sejumlah program infrastruktur sulit menyentuh daerah-daerah yang rata-rata berada di jalan lintas pesisir laut dan sungai Rokan.

"Terbatasnya infrastruktur, terutama sarana transportasi yang merupakan salah satu sektor penting dan strategis dalam konteks pembangunan dan perekonomian daerah. Saat ini sarana transportasi di kabupaten Rohil belum sepenuhnya menjangkau berbagai wilayah,"kata Suyatno, Senin 5 Oktober 2015.

Bupati Rohil H Suyatno bertekat akan melanjutkan tekatnya tugasnya memperhatikan kemiskinan yang dialami warganya terutama di wilayah Rohil khusus dipesisir sungai Rokan dan laut kabupaten Rohil. Program tersebut ia nilai merupakan permasalahan pokok yang menjadi perhatian serius saat ini.