PELALAWAN -- Pelalawan Expo 2015 yang dilaksanakan di Ruang Publik Kreatif depan halaman Kantor Bupati Pelalawan, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang selalu mengambil bagian dari kegiatan ini menampilkan berbagai produk hasil binaan Community Development (CD).

Selain kerajinan batik, peralatan fire fighter juga kerajinan anyaman yang bahan dasarnya dari pandan menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini disampaikan oleh Manager CD PT RAPP, Sundari Berlian, pada media di stand Pelalawan Expo PT RAPP, Kamis 8 Oktober 2015.

Menurutnya, kegiatan anyaman pandan yang para pekerjanya adalah ibu-ibu merupakan bagian dari program CD PT RAPP dalam pemberdayaan masyarakat tempatan.

"Ya, kerajinan anyaman pandan ini kita mulai tahun 2010. Pekerjanya kebanyakan ibu-ibu yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga, jadi tak menggangu kesibukannya," katanya.

Sundari menjelaskan bahwa kerajinan anyaman pandan ini adalah kerajinan yang dibuat oleh ibu-ibu dari Desa Sering, Kecamatan Pelalawan. Alasan dasar kerajinan anyaman pandan yang menjadi kegiatan ibu-ibu karena bahan dasar dari kerajinan ini sendiri yakni daun pandan memang banyak di Desa Sering.

"Alasan kenapa kerajinan pandan yang kita buat ya sederhana saja, karena bahan dasar untuk membuatnya yakni dari daun pandan, banyak di desa tersebut. Jadi kita tak perlu susah-susah lagi mencari atau membelinya yang akan memberatkan cost," ujarnya.

Ini artinya, sambungnya, potensi Desa Sering itu yang diangkat dengan keberadaan daun pandan yang banyak terdapat di desa itu. Dan pada saat pihaknya menawarkan untuk membuat kerajinan anyaman pandan ini, ibu-ibu yang berada di Desa Sering itu menyambut tawaran ini. Akhirnya pada awal pertama anyaman pandan dibentuk, ada sekitar 20 orang yang ikut dalam kegiatan ini.