Gaungriau.com -- Pasca mundurnya Nasri MT selaku kepala dinas (Kadis) Perkim Cipta Karya Pekanbaru dua pekan lalu, ternyata beredar kabar ada Kadis lain yang sudah menghadap Walikota Pekanbaru Firdaus MT, ingin mundur juga. Hal ini diakui Walikota kemarin.
Namun Walikota tidak menyebutkan siapa Kadis yang mengajukan diri ingin mundur tersebut. Padahal ini sudah diwanti-wanti kalangan dewan sebelumnya, supaya tidak terjadi lagi.
Agar tidak terjadi aksi mundur tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Kudus Kurniawan, Rabu 16 September 2015 menegaskan, terkait kondisi ini Walikota harus turun tangan. Jangan sampai merebak isu ini dan menjadi kebiasaan para Kadis. Apalagi sekarang disebutkan banyak tekanan dan intervensi.
"Kita minta jangan ada lagi Kadis yang mundur. Mereka dipilih melalui assesment dan dipercaya Walikota. Laksanakan tugas sesuai Tupoksinya. Jangan takut adanya tekanan dan intervensi, sejauh yang dikerjakan sesuai aturan yang berlaku," kata Kudus kepada Rakyat Riau.
Politisi Hanura ini menyarankan, agar Walikota segera mengumpulkan para bawahannya, untuk memberikan motivasi dan dorongan bekerja. Sehingga apa yang sudah diprogramkan berjalan sesuai dengan rencana awal.
"Jangan diam dan anggap sepele. Memang hak seseorang untuk mundur harus dihormati. Namun karena masih banyak tugas yang belum selesai dalam membangun Kota Pekanbaru ini dan mereka orang pilihan melalui assesment, harus mempertanggung jawabkan jabatan yang sudah diamanahkan," sebutnya.
Ya, dengan berkembang dan akan menjadi kebiasaan para Kadis untuk mundur dari jabatan, perlu dipertanyakan pelaksanaan assesment kemarin. Sebab, Kadis yang dipilih kemarin sudah melalui tahap dan proses seleksi oleh tim assement.
Bahkan selain membuat makalah terkait jabatan yang dipilih, para pejabat tersebut mengikuti serangkaian tes lain, seperti tes psikologi dan sebagainya. Tentunya assesment tersebut perlu dipertanyakan.
"Apalagi akan ada assesment jilid II. Tentunya hal ini jadi pelajaran. Walikota harus mengambil sikap. Jangan sampai ada lagi Kadis atau kepala Satker mundur di tengah jalan. Mau jadi apa dan di mana wibawa pemerintahan ini," tegasnya.**(dni)







