PEKANBARU -- Dibandingkan dengan Triwulan II, Ekonomi Riau mengalami pertumbuhan sebesar 4,68 persen pada Triwulan III tahun 2015.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Mawardi Arsyad, Kamis 5 Nopember 2015 menjelaskan, perekonomian Riau yang diukur berdasarkan besaran Produk Doomistik Regional Bruto (PDRB) atas harga berlaku triwulan II 2015 mencapai Rp 167,42 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 114,23 triliun.

"Dari sisi produksi, pertumbuhan ini disebabkan Lapangan Usaha Jasa Pendidikan yang tumbuh 6,95 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran lebih disebabkan pertumbuhan Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 8,80 persen," jelasnya.

Dijelaskan Mawardi, ekonomi Riai triwulan ke III tahun 2015 dibanding triwulan III tahin 2014, mengalami kontraksi 1,87 persen. Kontraksi terjadi di Empat Lapangan usaha lainnya tetap tumbuh positif.

"Kontraksi tertinggi terjadi pada lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar minus 9,37 persen, diikuti pertambangan dan penggalian minus sebesar 5,94 persen, jasa keungan dan asuransi minus 0,97 persen, dan penyediaan Akomodasi dan makanan mimum sebesar minus 0,03 persen" pungkasnya.
 
Dia menambahkan, struktur PDRB Riau menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III tahun 2015, masih didominasi lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar 30,45 persen, diikkuti industri pengolahan sebesar 24,16 persen dan pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 22,28 persen.

"Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Riau triwulan III tahun 2015, Industri pengolahan menjadi sumbe rpertumbuhan terbesar yaitu 1,94 persen (laju pertumbuhan 6,93 persen), diikuti pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 1,28 persen (laju pertumbuhan 5,33 persen), dan perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil sebesar 0,40 persen (laju pertumbuhan 4,66 persen)," ungkapanya mengakhiri.**(mad)