• Drs H Alfedri MSi

SIAK -- Dampak dari semakin menipisnya APBD Kabupaten Siak yang masih berlanjut Tahun 2016 ini, membuat pemerintah daerah melakukan rasionalisasi anggaran sebagai langkah menyesuaikan antara kekuatan anggaran yang ada dengan rencana anggaran yang akan dibelanjakan.

Salah satunya adalah dengan meniadakan uang makan bagi pegawai. Atas pemberlakukan hal itu, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi memimta kepada seluruh pegawai yang ada dilingkungan Pemerintah daerah, jangan sampai hal itu mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat.

"Ditiadakannya uang makan siang terhadap pelayanan publik jangan sampai terabaikan pula, justru kondisi ekonomi seperti sekarang ini agar dapat dijadikan sebagai motivasi dan semangat supaya dapat lebih ditingkatkan lagi,"pinta Wakil Bupati mengingatkan pegawai dilingkungannya Senin 25 Januari 2016.

Kenapa ini dingatkan, sebab kalau selama ini pegawai yang ada dilingkungan pemerintah daerah untuk makan siangnya disediakan dikantornya masing-masing, akan tetapi pasca rasionalisasi anggaran membuat uang makan untuk makan siang pegawai terpaksa ditiadakan lagi, dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini yang harus disikapi dengan lapang dada.

"Sebab apa yang telah kita rasakan ini tidak hanya terjadi bagi Kabupaten Siak saja, juga dirasakan oleh Kabupaten dan kota lainnya diluar sana, untuk itulah kalau pun saat saat istirahat makan siang mau keluar, jangan pula melebihi waktu, dan berharap jangan sampai  pula terjadi kekosongan pegawai dikantor," himbaunya.

Hal itu dikarenakan tugas pegawai sebagai pelayanan publik sekaligus sebagai abdi masyarakat dan abdi negara dituntut agar mampu menyuguhkan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat dan juga  untuk kemajuan daerah.

"Jangan sampai pula dengan terpaan ekonomi seperti sekarang ini sampai menyurutkan semangat kerja, justru sebaliknya harus dilawan dengan penuh rasa tanggungjawab sebagai sebuah implementasi yang melekat terhadap  profesi pada  diri kita masing-masing,"sebut wabup memberi motivasi.**(jas)