PELALAWAN -- Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Pelalawan ditahun 2016 ini akan memprioritaskan anggaran pendapatan belanja desa (APB Desa) dan alokasi dana desa (ADD) diperuntukan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di 104 desa yang ada di 12 Kecamatan se Kabupaten Pelalawan. 

Dimana tahun ini, anggaran dua dana desa yang disalurkan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan sebesar Rp 149,7 Milyar.

"Ya, anggaran yang disalurkan Pemerintah Pusat untuk 104 Desa yang ada di Kabupaten Pelalawan sebanyak Rp 149,7 milyar, dimana untuk APB desa sebesar Rp 66 milyar dan ADD Rp 83,7 milyar. Dana tersebut di itahun 2016 ini diprioritaskan untuk pembangunan desa seperti pembangunan jalan, listrik, boxcovert, air bersih dan lainnya,"ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Pelalawan Zamur Das kepada awak media , Kamis 21 Januari 2016.

Dikatakan Zamur, bahwa prioritas penggunaanya dialokasikan untuk mencapai tujuan pembangunan desa yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas hidup masyarakat dan menanggulangi kemiskinan, yakni melalui pembangunan sarana dan prasarana desa. Kalau tidak ada kendala, kemungkinan dana tersebut akan cair dan pencairaan anggaran tersebut secara 3 tahap.

"Saya menghimbau kepada semua kepala desa, kalau dana desa tersebut sudah cair tolong pergunakan dana tersebut sesuai peruntukan yang sudah ditentukan. Jangan sampai tersangkut masalah hukum, gara-gara salah menggunakan dana tersebut. Bulan April mendatang merupakan pencairan tahap pertama,"paparnya.

Ditambahkan mantan kepala kantor pelayanan dan Perizinan terpadu (KPPT) Kabupaten Pelalawan ini, bahwa desa paling besar mendapatkan dana APB desa dan ADD yakni Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti dan paling kecil yakni Desa Keriung Kecamatan Bunut.  Dirinya berharap, dana yang disalurkan melalui Anggaran pendapatan Belanja Negara (APBN) pusat dapat membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Pelalawan. Kalau pembangunan bagus, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan tingkat kemiskinan terus menurun.

"Untuk Desa yang akan mendapatkan anggran lebih banyak dana APB desa dan ADD itu dilihat dari jarak tempuh, luas wilayah, jumlah penduduk serta penduduk paling banyak miskin di desa tersebut. Untuk Desa Pulau Muda mendapat dana sebesar Rp 1,2 milyar dan Desa Keriung sebesar kurang lebih Rp 560 juta,"tutupnya.**(ham)