• ilustrasi

PEKANBARU -- Sudah sepakan terakhir ini, harga ayam potong terus melambung tinggi disejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru. Dimana, untuk saat ini harga ayam potong sudah tembus Rp30 hingga 31 ribu per kilogram. Hal ini tentu saja sudah meresahkan para ibu rumah tangga yang sulit untuk mengatur uang belanjanya.

"Sebelum akhir tahun 2016 kemarin, harga ayam potong masih stabil yakni Rp18 ribu perkilo. Namun, saat ini justru naik hingga Rp31 ribu per kilonya. Semua serba naik. Pusing mau ngatur uang belanja,"keluh Irda (35) warga jalan Dagang, 8 Januari 2017, usai berbelanja di Pasar Cik Puan Pekanbaru.

Ditempat yang sama, Hendra selaku pedagang mengatakan bahwa kenaikan ayam potong ini sudah terjadi sejak awal 2017 kemarin. Dimana kenaikan sudah terjadi dipeternak sendiri.

"Kami beli ayam juga sudah naik, jadi mau tak mau tentu harus kita naikan juga. Harga ayam potong ini bervariasi. Dimana untuk berat 1 kg hingg 1,6 Kg itu diatas Rp 30 ribu perkilo. Sedangkan untuk berat diatas 1,7 hingg seterusnya atau ukuran besar bisa Rp 29 ribu hingga 30 ribu perkilo,"ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang(Kabid) Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengakui jika harga ayam potong melonjak naik sejak sepekan terakhir ini.

"Sejak senin kemarin, saya sudah terima laporan. Jika harga ayam potong mengalami kenaikan secara bertahap. Sampai hari ini harganya bertengger antara Rp30 Ribu hingga Rp 32 ribu perkilo,"ujarnya, ketika dihubungi, Ahad 8 Janauri 2017 melalui telpon seluler.

Menurut Irba, meroketnya harga ayam potong dipasar-pasar tradisional ini disebabkan kenaikan harga pakan ternak yang mencapai 10 hingga 20 persen dari harga biasanya.