PASIR PENGARAYAN -- Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menggelar Seminar dan lokakarya selama dua hari yang dimulai dari Selasa 29 Nopember 2016 hingga Rabu 30 Nopember 2016, yang di pusatkan di Sapadia Rohul hotel Pasir Pengarayan.

Ketua SPKS Rohul M. Nasir Sihotang menjelaskan, seminar yang dilaksanakan ini, merupakan upaya membina bersama para pihak, untuk mendukung praktek perkebunan lestari serta mempromosikan good agricultural practies dalam mendukung petani mendapatkan sertifikat RSPO di Rohul.

Dia menambahakan, dalam seminar ini, pihaknya juga turut mengundang pihak Dinas Kehutanan dan  Perkebunan (Dishutbun) Rohul serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohul sebagai Narasumber.

Lebihlanjut dijelaskanya, SPKS Rohul mengupayakan Bagaimana legalitas ?tanah para petani sawit di Rohul bisa didapatkan, dengan bekerjasama dalam membangun komitmen bersama BPN Rohul.

"Selama ini kan banyak petani kita yang hanya memiliki legalitas tanahnya hanya sebatas SKGR dan SKT, namun jarang yang sudah bersertifikat dari BPN," katanya.

Dengan mensertifikatkan lahan para petani, tentunya banyak keuntungan yang didapat oleh para petani, seperti keabsahan surat yang sudah kuat, peminjaman di bank bisa besar, dan lain sebagainya.

Untuk itulah pihaknya bersama BPN berkomitmen untuk mensertifikatkan lahan pertanian milik petani sawit di Rohul. Sehingga tidak ada lagi para petani yang tidak memiliki sertifikat yang sah dan kuat.