• Dr.H. Syahril. MM

PEKANBARU -- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau Dr.H. Syahril. MM mengatakan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke 70 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-70 ini hendaknya bisa mengangakat marwah guru agar lebih di hormati bagi peserta didik maupun masyarakat. Guru tidak hanya sebagai tenaga pendidik namun juga sebagai ibu dari peserta didik
 
“Terkadang yang sangat menyedihkan, masih ada orang tua yang mengganggap guru sebagai orang luar tapi mari jadikan guru sebagai orang tua bagi peserta didik di sekolah. Kalau dihitung lebih banyak peserta didik bersama guru dari orang tua sendiri oleh karena itu, PGRI selaku organisasi profesi guru ingin mengangkat marwah guru agar lebih dihormati,” kata Dr Syahril ketika ditemui, Selasa 24 Nopember 2015.
 
Menurut Syahril, organisasi PGRI sudah berbuat banyak mengakat marwah guru dengan lahirnya UU Guru dan Dosen. Namun tidak semua guru yang mendapat perlindungan bahkan ada sampai yang menuntut guru.” Persoalan ini yang harus kita selesai jangan sampai persoalan yang sepele dilanjutkan dimeja hijau. Mari kita bergangedeng tangan untuk membesarkan marwah guru ditengah masyarakat,” kata Syahril.
 
Sebagai pimpinan organisasi guru, Syahril, ingin membesarkan PGRI sebagai organisasi profesi, organissai keternagakerjaan yang kuat, demokratis yang berkelanjutan. PGRI Riau sesuai dengan Visinya menjadi organisasi PGRI bermakna bagi anggotanya. Kemudian Motto PGRI memberikan layanan, meraih prestasi dalam kebersamaan.” Setiap organisasi pasti ada kekurangan dan kelebihan. Kekurangan ini yang harus kita atasi secara bersama sama,” kata Syahril.
 
Terkait dengan guru negeri dan swasta, Syahril, tidak membedakan mana guru negeri dan mana guru swasta. Tugas dan fungsi guru sama mencerdaskan anak bangsa.

"PGRI tidak membedakan kami ini guru negeri dan kami ini guru swasta. Tugas guru tetap sama mencerdaskan anak bangsa untuk menjadi manusia yang lebih baik," kata kepala berpretsai tingkata nasional ini.
 
Saat ini, kata Syaril, PGRI Riau sedang mendata berapa jumlah anggota PGRI di Riau. Sebagai organisasi yang sudah berusia 70 tahun tentunya sangat berpengalaman dalam organasasi.” Kita ingin mensingkronkan jumlah guru yang sudah memiliki kartu tanda anggota PGRI maupun yang belum. Ini yang kita lakukan,” kata Syahril.**(mad)