• Drs Abdul Kadir menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan workshop Kurikulum 2013.

PEKANBARU -- Meski pelaksanaannya belum diterapkan disemua kelas, Kurikulum 2013 tetap akan dilanjutkan, berbagai kekurangan akan dilakukan perbaikan secara bertahap.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau diwakili oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan dan Pengambangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (P2PAUDNI) Drs H Abdul Kadir saat membuka Workshop penguatan pendampingan kurikulum 2013 bagi tim Tim Pengmbangan Kurikulim (TPK) Kabupaten/Kota se Riau, Senin 12 Oktober 2015.

"Dalam Rakor dengan Kemendikbud beberapa waktu lalu, ditegaskan kalau Kurikulum 2013 tidak dibatalkan, hanya akan dilakukan beberapa berbagikan, seperti sistem penilaian lapor, Buku pembelajaran, payung hukum dan lainnya," jelas Kadir.

Kadir menyebut, pemerintah akan menerapkan Kurikulum 2013 ini secara bertahap disekolah-sekolah, stelah tahun ini diterapkan pada 10 persen sekolah se Indoneis, untuk tahun 2016 depan akan diterapkan lagi di 30 persen sekolah. 'Secara bertahap, dan akan dilakukan berbagai perbaikan dan penyempurnaan selama penerapannya," jelas Kadir.

Karena itu, Kadir berharap TPK Riau agar dapt terus melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan Kurikulum 2013 ini di daerah masing-masing, dan juga diminta selalu kreatif dalam melahirkan berbagai karya inovatif dalam pembelajaran.

"Sebagai leading sektornya didaerah, TPK dituntut untuk bisa mengembangkan berbagai inovasi-inovasi, karena dalam Kurikulum 2013, memang yang dituntut banyak adalah kreativitas dan inovasi para guru," pungkasnya.

Sementara, Ketua panitia acara Ishak menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk bisa lebih memberi pemahaman kepada guru-guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam mengimplentasikan kurikulum 2013.

"Kegiatan ini diikuti oleh 232 peserta, dari guru mata pelajaran, tim pengawas sekolah SMP se Riau. Kita harapkan mereka yang mengikuti kegiatan ini bisa mengimplementasikannya didaerah masing-masing, dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Kurikulum 2013 ini," ungkapnya.**(mad)