• Rustam

PEKANBARU -- Anggaran PEndapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perunahan 2015 Kota Pekanbaru yang sudah disahkan DPRD dengan total anggaran Rp 3,1 triliun, diharapkan dapat terealisasi menjelang habis tahun anggaran 2015.

"Meski hanya menyisakan tiga bulan, namun yang efektif nanti hanya sekitar 2,5 bulan saja. Seluruh Satker harus dapat bekerja maksimal dan menyentuh langsung ke masyarakat, serta jangan sampai terjadi silpa yang besar diakhir tahun dari anggaran yang sudah ditetapkan," ucap Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sahril SH kepada wartawan, Kamis 1 September 2015.

Dengan rentang waktu tergolong singkat ini, Sahril berharap karena sudah direncanakan matang oleh Satker, maka diyakini tercapai dengan baik.

"Karena program strategis itukan sudah terlaksana di APBD Murni kemarin, sekarang inikan hanya penambahan, dan juga tidak ada proyek seperti pelelangan tidak ada lagi," ungkap Politisi Golkar ini.

Disampaikan Sahril lagi, dari Anggaran Rp 3,1 triliun yang disahkan itu, yang menjadi prioritas untuk direalisasikan masih sama seperti sebelumnya, yaitu Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur.

"Inikan kegiatan yang menjadi kegiatan yang primadona dan yang paling utama," ungkapnya.

Soal masih adanya wilayah pinggiran yang belum tersentuh pembangunan, Sahril mengatakan itu sudah diprogramkan. Mengapa sekarang belum maksimal karena dikerjakan secara bertahap, tergantung kemampuan anggaran Pemko.

"Wilayah yang belum terperhatikan itukan, bukan tidak diperhatikan. Karena semua berdasarkan keterbatasan anggaran Pemko dan semua juga ada kajian sebelum di kerjakan, semua bertahap pembangunannya," pungkas Sahril.**(dni)