Gaungriau.com -- Terkait nantinya akan dilaksanakan kembali assesmen jilid 2, dan beberapa satker masih dijabat oleh PLT, Dewan melihat dari kacamata legislatif kondisi satker saat ini kinerjanya masih minim dari standar.
Hal ini disampaikan oleh Fikri Wahyudi S.Sos anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru. Ia berharap assesmen ini disegerakan, jika perlu setelah lebaran Idul Adha sudah berjalan.
"Kami berharap dengan kondisi assesmen yang digesakan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja yang maksimal. Yang pastinya ini perlu sekali digesakan. Cuma digesa bukan berarti seperti beli kucing dalam karung. Terburu-buru tapi hasilnya ternyata lebih buruk dari sebelumnya,” tegas Fikri, ketika bebincang bersama wartawan Kamis 17 September 2015.
Politisi partai Nasdem ini berharap asesment ini nantinya bisa lebih baik. Dan para panitia assesmen agar jangan membuat kebijakan tanpa dasar dan seharusnya apapun kebijakan yang dikeluarkan harus berdasar sesuai dengan ketentuan, sesuai dengan administrasi yang berlaku.
"Jangan mengeluarkan kebijakan itu sebentar iya sebentar tidak. Alhasil yang dirugikan itu ya masyarakat tadi, khususnya didunia pendidikan,” ujarnya.
Mengenai adanya kembali kepala satker mengajukan pengunduran diri, oleh pihak dewan mengatakan tidak mengetahui hal tersebut sampai detik ini.
"Kita belum mendengar, tapi yang mengundurkan diri sudah ada satu dan itu dikarenakan kondisi kesehatan, itu tidak bisa kita salahkan. Tapi kalau memang ada faktor lain, itu yang perlu kita tinjau kembali. Artinya jika persoalan sakit kita maklum, kalau persoalan lain berarti kepanitiaan pembentukan ini tidak benar adanya. Harapan kita yang lalu biarkan berlalu, kedepan kita lihat lagi kita harapkan kedepannya panitia assesmen betul-betul orang yang berkompeten dan benar dalam menentukan keputusan," pungkasnya.**(dni)










