PASIR PENGARAYAN -- Kepala Desa Rantau Sakti, Purwadi ST optimis jika Pembangkit Listrik Tenaga Bio gas (PLTBg) yang berada di desanya mendapatkan penghargaan Energi dari kementerian ESDM tahun 2016 untuk mewakili Provinsi Riau. Pasalnya, manfaat PLTBg Rantau Sakti sangat berdampak positif bagi masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan
Tambusai Utara.

"Kami pemerintah desa yakin dan optimis PLTBg Desa ‎Rantau Sakti bisa meraih penghargaan energi dari Kementerian ESDM," kata Purwadi, Senin 6 Juni 2016 di Pasir Pengarayan.

Keoptimisan pria yang dikenal kritis memperjuangkan pembangunan PLTBg Rantau Sakti ini, diperkuat dengan kebutuhan masyarakat dari beberapa desa di Kecamatan Tambusai Utara akan energi listrik yang dihasilkan pembangkit listrik Biogas itu.

“Energi yang dihasilkan PLTBg Rantau Sakti itu sudah sangat berarti bagi masyarakat di tiga desa Kecamatan Tambusai Utara yakni, Desa Rantau Sakti, Rantau Kasai dan Desa Tanjung Medan. Hingga saat ini, pelanggan yang sudah menikmati listrik dari PLTBg Rantau Sakti di tiga
desa ini sudah mencapai 2.700 kepala keluarga,” paparnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, Selama lebih kurang dua tahun beroperasi, keberadaan PLTBG Rantau Sakti sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak, terutama di sektor perekonomian. Dimana, masyarakat sudah bisa manfaatkan listrik untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti Bengkel, Warnet dan serta aktivitas rumah tangga.

Berkat bantuan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan PT. PEI selaku investor, diakui Purwadi, ekonomi masyarakat tiga desa di Tambusai Utara tumbuh dan berkembang, Listrik dari PLTBG bisa dinikmati selama 24 jam.

"Jadi saat ini masyarakat banyak yang membuka usaha. Tentu ini membangkitkan sektor ekonomi masyarakat," jelasnya.

Selain meningkatnya pertumbuhan UMKM, Purwadi mengakui, pihak pemerintah desa dan Plant Manager PLTBG Jaya tengah menguji limbah sawit sisa proses PLTBG dijadikan pupuk untuk untuk tanaman perkebunan masyarakat, seperti kelapa sawit dan buah buahan.

Pupuk ini akan diberi nama "Pupuk Organik Cair eks Biogas". Dari hasil uji sambungnya pupuk ini sudah menunjukan perkembangan positif, terbukti tanaman yang sudah diberi pupuk biogas ini tumbuh subur.

Tak hanya itu saja, PLTBg juga melakukan subsidi silang, dimana sekitar 130 pelanggan kurang mampu dibebaskan biaya arus, setelah di ajukan oleh pihak RT, RW, dan  Kadus, selanjutnya diseleksi kembali, apakah warga tersebut benar-benar kurang mampu.

Selanjutnya, PLTBg juga memberikan subsidi terhadap fasilitas umum, seperti kantor, Rumah ibadah, sekolah dan fasilitas umum lainnya. "Tentunya, dengan capaian yang di dapat dari PLTBg ini, serta menyiapkan data-data penunjang lainya,  dirinya yakin PLTBG Rantau
sakti bisa meraih penghargaan energi 2016," pungkasnya.**(lim)