Dikutip dari detik.com, Mesin ketik itu menjadi salah satu benda antik yang menarik perhatian dalam acara Museum Art 2015 di Museum Ronggowarsito Semarang tepatnya di stan Museum Penerangan. Mesin ketik tersebut menarik perhatian karena bentuknya yang unik.
Bentuk mesin berwarna hitam itu unik karena besi pencetak huruf posisinya berdiri berjajar membentuk setengah lingkaran menghadap ke rol tempat menaruh kertas. Ada semacam pagar yang melindungi bagian atas barisan besi itu dan bertuliskan Royal Barlock.
Di bagian tuts mesin ketik yang biasanya bertuliskan huruf alfabet, sudah sama sekali berbeda karena ber-aksara Jawa yaitu Ha, Na, Na, Ca, Ra, Ka, dan seterusnya bahkan lengkap dengan tanda baca.
Dean Muhammad Aji, Duta Museum Penerangan mengatakan mesin ketik tersebut satu-satunya yang ada di Indonesia dan digunakan oleh Keraton Surakarta pada tahun 1917 sampai 1960-an. Fungsi awalnya digunakan untuk surat menyurat dengan Belanda, Inggris, dan sebagainya.







