TEMBILAHAN --  Juru bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mu'amar Armain mengatakan  besarnya belanja daerah di tahun 2016 nanti yang mencapai Rp 2,4 triliun, hendaknya diikuti dengan kesiapan Pemda melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Ungkapan tersebut disampaikannya dalam rapat paripurna, dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap pidato nota keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2016, Kamis malam.

Rapat paripurna  dilaksanakan di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD DR Sahruddin didampingi Ketua DPRD Dani M Nursalam dan Wakil Ketua DPRD DR Ferryandi dan diikuti 25 anggota DPRD dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil.

"Anggaran yang besar tampa kesiapan SKPD untuk melaksanakannya ya tentu akan percuma juga," katanya.

Ia menambahkan, berbagai persoalan yang menyangkut kebutuhan masyarakat dan pembangunaan daerah, seperti pelaksanaan program pembangunan yang baik dan maksimal, serta mampu meminimalisir terjadinya kegagalan dalam pelaksanaannya di lapangan.

Dijelaskan lebih jauh, berbagai kegagalan yang ditemukan pada tahun lalu, hendaknya dapat menjadi sebuah pelajaran dan introspeksi. Semua itu dalam upaya perbaikan dan penyempurnaan di masa mendatang.

Lanjut Mu'amar, harus ada langkah revolusioner dalam pelaksanaan program pembangunan. Seperti dengan melakukan proses lelang di awal tahun, sehingga tidak lagi ditemukan adanya pekerjaan yang terlambat.

"Kalaulah tahapan pekerjaan ini dilaksanakan dengan maksimal dan didukung oleh keberadaan SDM yang mumpuni, diyakini seluruh tahapan pekerjaan dapat terlaksanakan dengan baik dan lancar," imbuhnya.**(suf)