SIAK -- Pemerintah Daerah telah mengitruksikan seluruh pegawai dan tenaga honoer yang ada dilingkungan pemerintah daerah harus berpakian melayu mulai lusa 11 sampai dengan 21 November 2015.

"Wajib berpakaian Melayu ini sebagai bentuk dari patisifasi kita semua terhadap digelarnya MTQ tingkat Provinsi Riau di negeri kita ini," Kata Asisten yang membidangi Pemerintah Kampung, DR H Fauzi Asni, Senin 9 Nopember 2015.

Wajib berpakaian Melayu yang diarahkan oleh Pemerintah kepada pegawai dan tenaga honorer ini, selain memeriahkan ajang MTQ Tingkat provinsi Riau yang ke 34 yang dipusat kan dikota Istana, juga bagian dari langkah pemerintah daerah agar diketahui oleh publik bahwa Melayu yang sebenarnya ada di Kabupaten siak.

Apalagi Kabupaten Siak telah ditetapkan sebagai daerah pusat budaya melayu yang identik dengan Islam, "dengan mewajibkan berpakaian Melayu kepada PNS dan tenaga honorer dilingkungan pemerintah daerah, berarti sama dengan kita semua menunjukan bahwa Melayu yang sebenarnya adalah Siak Melayu,"ungkap Fauzi Asmi.**(jas)