PEKANBARU -- Tahun 2016, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru berencana akan menambah kuota elpiji 3 Kg sebanyak 90 ribu tabung perbulannya.

Kepala Bidang Perdagangan(Kabid) Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa penambahan 90 ribu tabung setiap bulannya ini untuk mencegah kelangkaan gas epiji 3 kg.

"Penambahan kuota gas elpiji bersubsidi ini sedang kita usulkan kepada Kementrian ESDM," ujarnya, Senin 2 Nopember 2015.

Menurut Irba, penambahan kuota elpiji dikarenakan berdasarkan jumlah UMKM dan penduduk yang mayoritas kelas menengah terus meningkat. "Asumsinya Pekanbaru akan kekurangan elpiji kalau kuota tidak ditambah. Karena jumlah UMKM meningkat luar biasa," sebutnya.

Irba menjelaskan, saat ini Kota Pekanbaru mendapat jatah gas elpiji bersubsidi sebanyak 500 ribu tabung per bulan yang distribusikan ?ke 560? pangkalan atau sub penyalur resmi. Dimana Harga EceranTertinggi (HET) Rp 18 ribu per tabung.

"Dari 500 ribu tabung elpiji 3 kg, mayoritas masih dikonsumsi UMKM. Sedangkan 40 persennya dikonsumsi masyarakat kurang mampu," katanya.

Mengenai elpiji 3 kg yang juga banyak dibeli masyarakat mampu, Irba tak pungkiri itu. Maka dirinya menilai sudah selayaknya Pertamina mulai menyalurkan gas 5,5 kg ke Kota Bertuah.

"Itu untuk mengantisipasi gas bersubsidi tepat sasaran, tidak dibeli mereka yang pakai mobil,"tutupnya.**(saf)