SIAK -- RAPBD 2016 nampaknya dalam waktu dekat segera akan segera diajukan ke dewan. Meski pada dasarnya angka agak berkurang dari besarnya angka pada APBD tahun 2015 lalu, tapi itu tidaklah begitu banyak.

"Dengan semakin berkurangnya anggran RAPBD dari tahun ke tahun, maka dalam memenetkan anggaran, porsinya harus disesuaikan dengan kebutuhan yang sifatnya skala prioritas," sebut Sekda siak Drs HTS Hamzah MSi, Kamsi 29 Oktober 2015.

Dikatakannya, postur anggaran untuk RAPBD Kabupaten Siak untuk tahun anggaran 2016 belum bisa dipastikan berapa besarnya, akan tetapi kalau melihat kondisi yang ada seperti sekarang ini, rasanya tidak jauh berbeda dengan anggaran tahu lalu.

"Sebagai gambarannya, postur APBD kita pada waktu itu sebesar Rp 3,2 T sekian, akan tetapi dengan anjloknya harga minyak dunia membuat APBD kita juga terkenal imbas turun menjadi Rp 2,3 T.sekiian tahun ini," jelasnya.

Dampak dari turunnya APBD tahun anggaran 2015 tersebut, sejumlah kegiatan yang masuk didalam APBD tahun anggaran yang saat disahkan sebesar Rp 3,2 T juga ikut terpangkaskan, karena untuk penyesuaian anggaran.

"Kalau melihat pasar minyak dunia yang juga belum membaik, dalam tanda kutip masih lesu, sehingga kita berasumsi untuk RAPBD tahun anggaran  2016 rasanya tidak jauh beda dengan anggaran tahun 2015 lalu," pangkas Sekda.**(jas)