Sekcam Gasib "Telanjangi" PT DSI
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
KOTOGASIB -- Ganti rugi lahan yang katanya telah lakukan oleh PT DSI dikecamatan Koto Gasib ternyata tidak sesuai dengan data dan fakta yang ada, sebab, setelah dicek surat surat yang ada ternyata tidak sesuai dengan lokasi dan batas dilapangan.
"Kenapa hal ini saya telanjangi, sebab apa yang disampaikan oleh kuasa hukum PT DSI tersebut tidak berdasarkan data dan fakta yang sebenarnya, sepertinya sangat berbeda dengan data yang dikantongi oleh PT DSI, yang lebih mencoloknya lagi adalah, masa surat lahan 2004 metrainya tahun 2007, itu salah satu bukti ada ketidak beresan surat ganti rugi oleh PT DSI," tegas Sekcam Koto Gasib Arie Darmawan SIP.
Dikatakannya, ketika pihak pemerintah kecamatan meminta pihak PT DSI supaya bisa menunjukan surat ganti rugi yang aslinya, untuk dilakukan pengecekan, akan tetapi pihaknya hanya mendapatkan kopiannya saja, kalau mereka benar kenapa tidak tunjukan saja surat ganti rugi yang aslinya, "dari situ kita sudah bisa berasumsi ada permaianan yang tidak beres yang terjadi," tegasnya lagi.
Yang lebih naifnya lagi, lanjut Sekcam, lahan yang ada di wilayah Koto Gasib seluas 1.152 hektar sudah menjadi incaran PT DSI, karena lahan ini cukup potensial sekali dengan kanalnya pun sudah terbuka oleh masyarakat dan tinggal hanya menanam saja lagi.
"Sebenarnya kami dari pemerintah kecamatan Koto Gasib sudah cukup muak dengan persoalan ini, sebab arogansi PT DSI terus muncul kepermukaan bak kekuatan tangan besi saja," pungkasnya.
Pihaknya juga menilai sikap PT DSI yang sedikit-sedikit melapor ke Polda riau, sebagai sesuatu yang tidak perlu dilakukan, karena yang dilaporkan tidak sesuai dengan dengan fakta yang ada, dia berharap suatu saat dirinya di panggil oleh pihak Kapolda Riau supaya bisa memaparkan persoalan lahan yang sebenarnya seperti apa terjadi dilapangan.
Camat Mempura Hendry Derhavin SSos MM, menyebutkan dirinya juga sangat yakin bahwa surat ganti rugi lahan yang dikantongi oleh PT DSI yang berada diwilayah Kecamatan Mempura sangat diyakini dari beberapa surat lahan yang ada pada mereka adalah surat ganti rugi bodong alias dipalsukan, "ini kita berkaca dari apa yang telah disampaikan oleh Sekcam Koto Gasib tadi,"sahut Camat.**(jas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kasi Pidsus yang Baru Bakal Ungkap Kasus Korupsi
Gaungriau.com --- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapaiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Amriansyah SH MH, mengaku akan mempelajari beberapa pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan oleh mantan Kasipidsus Rully Affandi SH. Menurut Amriansyah, masih ada sekian kasus korupsi yang telah ditangani Kejari Bagansiapiapi namun…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





