PEKANBARU -- Tahun 20 16 mendatang, Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop-UMKM) Kota Pekanbaru akan segera membekukan 571 Koperasi yang tidak sehat.

Sekretaris Diskop-UMKM Pekanbaru, Ardiansyah mengungkapkan bahwa alasan penon-aktifan koperasi tersebut disebabkan banyak koperasi yang tidak aktif kerena paea pendiri tidak mengerti.

"Kita akan memberikan belangko, mereka aktifkan atau nonaktifkan koperasi itu. Kesalahan rata-rata, kepengurusan belum paham. Mungkin ada niat tertentu waktu mendirikan koperasi, seperti mengharapkan bantuan," ungkapnya.

Ardiansyah menambahkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan surat pembekuan koperasi yang dimaksud.

"Pendataan sudah rampung kita laksanakan dan kini tinggal menyurati 571 koperasi itu. Rencananya Januari nanti kita akan berikan blanko isian kepada pengurus apakah koperasinya akan diaktifkan lagi atau tidak," ungkap Ardiansyah.

Banyaknya koperasi yang akan dibekukan ini ditepis Ardisyah sebagai bentuk gagalnya pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pekanbaru. Justru ini adalah prestasi bagi Kota Pekanbaru karena peduli dengan koperasi.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah kualitas bukan kuantitas yakni aktif secara lembaga dan aktif secara usaha, kalau salah satunya tidak berjalan maka itu disebut tidak aktif. Sementara jumlah koperasi yang aktif sampai akhir tahun hanya berjumlah 369 koperasi,”tutupnya.**(saf)