TANDUN -- Tim Operasional Kepolisian Sektor (Polsek) Tandun masih lakukan "perburuan" pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang berhasil diungkap oleh jajaranya, beberapa hari yang lalu. Meski enam sepeda motor berhasil diamankan, namun pelaku belum diketahu dan ditangkap.
Kepala Kepolisian Resor Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. Mhum melalui Kapolsek Tandun AKP Artisal, untuk mempermudah penyelidikan, Jajaran Polsek Tandun melakukan koordinasi dengan beberapa Sektor lainnya.
Dikatakan Kapolsek Tandun AKP Artisal, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polsek Tenayan Raya dan Polsek Tampan, Pekanbaru. Pasalnya, informasi sementara dan berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, lokasi pencurian sepeda motor di sekitaran wilayah Pekanbaru.
"Berdasarkan informasi bahwa kejadian kecurian (TKP) di wilayah Pekanbaru. Untuk itulah kita lakukan koordinasi dengan beberapa Polsek disana," kata AKP Artisal, Selasa 6 Oktober 2015 pagi.
Diakui AKP Artisal, sampai hari ini memang belum membuahkan hasil. Namun dia optimis dalam waktu dekat pelaku akan diketahui dan akan ditangkap.
"Anggota kita sebar untuk mencari pelaku Curanmor. Kita berharap masyarakat juga bekerjasam dengan kita," sambung AKP Artisal.
Sebelumnya, Tim Opsnal Polsek Tandun berhasil mengamankan lima sepeda motor dari tangan seorang yang diduga sebagai penadah, pada Kamis (2/10) lalu. Warga Desa Dayo, Kecamatan Tandun yang berinisial WM ini ditangkap saat berada di rumahnya.
Diantara yang berhasil diamankan, yakni sepeda motor Yamaha Xeon warna Hitam dengan no. Rangka : MH34400MBK 137278 dan no. Mesiin : 44D- 157398.
Berdasarkan keterangan tersebut, tim opsnal lakukan pengembangan. Pada Jumat (2/10) diamankan lagi tig sepeda motor dari tangan berinisial KOT, yakni Sepeda motor Yamaha Mio warna kuning dengan no. Rangka : MH35E8810FJ195598 dan no. Mesin : E3R2E- 0200877, juga tangan berinisial SUG, yakni Honda Beat Warna Merah Putih dengan no. Rangka MH1JFR113FK137858, no. Mesin :JFR1E 1135580.
Selanjutnya, sepeda motor Jupiter Z Warna Merah Hitam, no Rangka MH32P20026K007430, no Mesin : 2P2006595 dari pria inisial Ngon. Juga, Yamaha Zupiter Z, warna hitam les merah, No. Rangka : MH32P20069KG967464, no. Mesin 2P2-1012591.
Serta, Motor Honda Revo 110 warna hitam les Hijau No. Rangka MH1JBE2160K298611 No. Mesin JBE2E-1292186.**(min)
Tim Opsnal Polsek Tandun buru Pelaku Curanmor
Selasa, 06 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Rohul Lakukan Bakti Sosial Donor Darah
Gaungriau.com -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi lalu Lintas (Polantas) ke-60, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengelar bakti sosial. Dengan menggelar kegiatan Donor darah yang bekerjasama dengan pihak Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pengarayan dan Palang merah Indonesia (PMI) cabang Rohul. Kapolres Rohul AKBP…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kasi Pidsus yang Baru Bakal Ungkap Kasus Korupsi
Gaungriau.com --- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapaiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Amriansyah SH MH, mengaku akan mempelajari beberapa pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan oleh mantan Kasipidsus Rully Affandi SH. Menurut Amriansyah, masih ada sekian kasus korupsi yang telah ditangani Kejari Bagansiapiapi namun…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





