Dicurangi Terkait Data Pekerja, PT SSR Lapor Polisi
Sabtu, 22 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
RENGAT -- PT. Swakarsa Sawit Raya (SSR) merupakan salah satu perusahaan Kelapa Sawit milik pengusaha daerah yang ada di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), perusahaan ini bergerak dibidang perkebunan dan pabrik kelapa sawit.
Pemilik perusahaan adalah Akuang alias Margono Endi, pengusaha keturunan yang merupakan putra asli Inhu yang lahir dan besar di Rengat.
Baru-baru ini perusahaan tersebut mengalami kejadian yang tidak mengenakan, sampai-sampai pihak management melapor ke Kepolisian Resort (Polres) Inhu, hal ini berkaitan dengan adanya tindakan Curang yang dilakukan oleh para pekerjanya.
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIK melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak Sabtu 22 Oktober 2016 membenarkan adanya laporan terkait Tindak Pidana Perbuatan Curang yang dilaporkan oleh PT SSR kepada Polres Inhu.
"Kasus ini dilaporkan oleh Maiyusmadi SH.MH (40) yang merupakan Pengacara PT. SSR warga Jalan Kuantan Timur RT. 008 RW. 004 desa Pasir Kemilu kecamatan Rengat Kabupaten Inhu," terangnya.
Kejadian tersebut terjadi pada selasa 11 Oktober 2016 sekira pukul 20.00 wiib, di desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat (kantor PT.SSR).
"Pada selasa 11 oktober 2016 sekitar pukul 20.00 wib pelapor mendapat kabar dari saksi An. Raja Riki Rinaldi agar pelapor menghubungi direksi PT. SSR karena ada masalah penting," terang Yarmen.
Kemudian pelapor langsung menghubungi direksi An.Hendry Endy dan langsung diberitahu bahwa ada manipulasi data gaji hari kerja pekerja kebun PT.SSR yang ditanda tangani oleh terlapor Ir.Zul Amri (Kepala kebun), Poltak Siahaan (Dept Agronomi), Suparno(Asisten divisi I), Sobari (Asisten divisi II), Abd Haris(Mandor I teknik) dan Ponidi (Adm Kebun).
"Pada rabu 12 oktober 2016 pelapor memanggil pegawai administrasi Kebun An.Ponidi dan menanyakan kebenaran adanya manipulasi data tersebut, namun yang bersangkutan menjawab tidak tau,"katanya.
Pada kamis 13 oktober 2016 sekitar pukul 10.00 wib terlapor dkk datang kekantor pelapor untuk menerangkan adannya data fiktif gaji hari kerja pada bulan september 2016.
"Kemudian Kepala kebun An Ir. Zul Amri mengatakan bahwa memang benar terjadi manipulasi data pekerja An. Suratman yang pada saat itu sudah berhenti bekerja," katanya lagi.
Atas kejadian tersebut PT. SSR mengalami kerugian lebih kurang Rp.10 juta, dan melapor ke Polres Inhu guna proses hukum lebih lanjut.**(man)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Rohul Lakukan Bakti Sosial Donor Darah
Gaungriau.com -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi lalu Lintas (Polantas) ke-60, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengelar bakti sosial. Dengan menggelar kegiatan Donor darah yang bekerjasama dengan pihak Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pengarayan dan Palang merah Indonesia (PMI) cabang Rohul. Kapolres Rohul AKBP…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kasi Pidsus yang Baru Bakal Ungkap Kasus Korupsi
Gaungriau.com --- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapaiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Amriansyah SH MH, mengaku akan mempelajari beberapa pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan oleh mantan Kasipidsus Rully Affandi SH. Menurut Amriansyah, masih ada sekian kasus korupsi yang telah ditangani Kejari Bagansiapiapi namun…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





