Terkait Tekong Budi Terjun ke Laut, Ini Penjelasan Pihak BC Tanjung Balai Karimun
Kamis, 22 September 2016 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Terkait dengan penegahan terhadap kapal KM Nabila II, yang dibawa oleh tekong Budiyanto dan dua orang Anaka Buah kapal (ABK) berinisial ER (32) dan SI (20) di benarkan oleh pihak Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun.
Hal ini dikatakan oleh Pelaksana Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Bea dan cukai Tanjung balai Karimun Dwi Saputra saat dihubungi oleh wartawan, Rabu 21 September 2016.
Diakatakan, bahwa peristiwa penegahan tersebut terjadi tepatnya di wilayah perairan Tanjung Parit. Dan KM Nabila II ini diduga melakukan pelanggaran kepabeanan dengan membawa bawang asal Malaysia.
Peristiwa yang terjadi seperti di sampaikan Dwi bermula dari kecurigaan terhadap kapal Nabila II yang diduga bermuatan bawang merah asal Malaysia, sempat terjadi kejar mengejar.
Mulanya ditambahkan Dwi, pada saat posisi masih mengejar dan posisi kapal bea cukai sandar di sebelah KM Nabila, begitu merapat petugas Bea dan Cukai langsung melompat ke kapal mereka dengan tujuan bisa menguasai kapal tersebut.
"Ya, pas petugas kita satu orang melompat ke kapal mereka, maka satu orang dari 3 orang tersebut langsung melompat kelaut,"tambah Dwi saputra.
Ketika satu orang tersebut terjun maka kapal patroli milik bea dan cukai berhenti dilokasi tersebut, sementara KM Nabila II lari dengan membawa 1 orang petugas bea dan cukai.
"Ketika melihat satu orang terjun petugas berbalik arah dan menunggu selama satu jam dilokasi Tekong yang terjun tak kunjung timbul, "ucap dwi saputra yang disampaikan laporan oleh komandan Pasukan (Kopas).
Lanjut Dwi saputra ketika ditunggu selama satu jam, ternyata tak terlihat sama sekali tekong tersebut yang bernama budiyanto, sehingga Tim memutuskan untuk kembali mengejar kapal.
"Memang ketika itu petugas memikir bahwa didalam kapal KM Nabila tersebut ada 1 orang petugas, kawatir akan terjadi sesuatu maka diputuskan untuk mengejar kapal pompong, itu bagian penindakan dan operasi," jelasnya.
Ketika di tanya terkait dengan koordinasi dengan jajaran polres bengkalis, Dwi dengan ragu-ragu menjawab.
"Memang seharusnya dilakukan terutama komandan pasukannya, karena saya bukan berada dilapangan, "tutup Dwi Saputra.**(fer)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Tangkap dan Penjarakan Pembakar Hutan dan Lahan
Gaungriau.com -- Rapat koordinasi terkait kasus darurat asap di Sumatera dan Kalimantan kembali digelar di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Kali ini langsung dipimpin Menko Polhukam Luhut Panjaitan didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya. Rakor kali ini lebih tegas. Menko Polhukam Luhut meminta semua pihak, khususnya para…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Rohul Lakukan Bakti Sosial Donor Darah
Gaungriau.com -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi lalu Lintas (Polantas) ke-60, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengelar bakti sosial. Dengan menggelar kegiatan Donor darah yang bekerjasama dengan pihak Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pengarayan dan Palang merah Indonesia (PMI) cabang Rohul. Kapolres Rohul AKBP…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kasi Pidsus yang Baru Bakal Ungkap Kasus Korupsi
Gaungriau.com --- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapaiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Amriansyah SH MH, mengaku akan mempelajari beberapa pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan oleh mantan Kasipidsus Rully Affandi SH. Menurut Amriansyah, masih ada sekian kasus korupsi yang telah ditangani Kejari Bagansiapiapi namun…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





