Tiga Kecamatan di Inhu Dinilai Sebagai Pusat Peredaran Narkoba
Senin, 05 September 2016 - 00:00:00 WIB
RENGAT -- Berdasarkan data dari Kepolisian Resort (Polres) kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ada Tiga wilayah hukum di Inhu yang tergolong sangat marak Narkoba, daerah tersebut adalah kecamatan Siberida, Pasir Penyu dan Peranap.
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIK melalui Kasat Narkoba Polres Inhu AKP Costa Siahaan saat ditemui wartawan Senin 5 September 2016 mengatakan bahwa peredaran narkoba yang menjamur saat ini meliputi 3 Kecamatan di Inhu mengingat catatan para pengedar yang telah berhasil diamankan di Mapolres Inhu.
"Daerah yang sangat rawan peredaran narkoba saat ini ada 3 Kecamatan, menurut Catatan kita, ketiga Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Seberida, Kecamatan Peranap dan Kecamatan Pasir Penyu," ungkap Kasat Narkoba AKP Costa Siahaan.
Diungkapkannya bahwa dalam bulan Agustus saja dari 4 kasus Narkoba, kita berhasil mengamankan 6 orang tersangka bersama barang bukti berupa 1135 butir ekstasi, 2 paket sedang sabu-sabu dan 50.75 Kg Ganja Kering.
Sebagaimana berita sebelumnya, pemusnahan barang bukti Narkoba jenis Ganja kering dengan berat 50.7 5 Kg dari tangan dua orang remaja asal Aceh tersebut, yang berbentuk paket sebanyak 48 paket, pada Kamis (18/8) yang lalu dan barang bukti yang ditemukan 1.135 butir yang di duga Pil Extasi berwarna merah jambu dan dua paket sedang sabu-sabu, akan segera dimusnahkan Mapolres Indragiri Hulu (Inhu) dalam waktu dekat.
"Pemusnahan barang bukti Narkoba jenis Ganja dan Obat terlarang berbentuk pil Extasi akan segera dimusnahkan, kita akan memusnahkan kedua barang bukti, Narkoba jenis ganja maupun Pil Extasi ini dalam Minggu ini," paparnya.
Dua remaja yang berstatus tersangka tersebut masing-masing benama Munawir bin M Yunus (21) dan M Rahmiadi (20). Keduanya merupakan warga desa Paloh Mampre kelurahan Nisam kabupaten Aceh Utara Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).
"Penangkapan dua remaja asal Aceh tersebut, dilakukan setelah adanya informasi yang diterima oleh pihak Polsek Batang Gansal terhadap adanya dugaan orang yang membawa ganja dengan menggunakan bus", terangnya.
Kami berterima kasih atas informasi yang diberikan, sehingga penangkapan ini dapat dilakukan dan ini merupakan salah satu penangkapan terbesar Narkoba jenis Ganja di Inhu.
"Kami juga menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya aksi kejahatan lainnya terutama Narkoba, agar dapat melaporkannya ke Mapolres Inhu dan jajarannya," harap Costa.
Dia juga menghimbau kepada Lapisan elemen masyarakat agar dapat bekerja sama untuk dapat memberantas narkoba, dengan menurunkan personil Bhabinkamtibmas disetiap desa maupun Kecamatan serta membuat Baliho tentang bahaya narkoba serta pidana yang dapat menjerat pemakai maupun pengedarnya.**(man)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Tangkap dan Penjarakan Pembakar Hutan dan Lahan
Gaungriau.com -- Rapat koordinasi terkait kasus darurat asap di Sumatera dan Kalimantan kembali digelar di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Kali ini langsung dipimpin Menko Polhukam Luhut Panjaitan didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya. Rakor kali ini lebih tegas. Menko Polhukam Luhut meminta semua pihak, khususnya para…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Rohul Lakukan Bakti Sosial Donor Darah
Gaungriau.com -- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi lalu Lintas (Polantas) ke-60, Polres Rokan Hulu (Rohul) mengelar bakti sosial. Dengan menggelar kegiatan Donor darah yang bekerjasama dengan pihak Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pengarayan dan Palang merah Indonesia (PMI) cabang Rohul. Kapolres Rohul AKBP…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kasi Pidsus yang Baru Bakal Ungkap Kasus Korupsi
Gaungriau.com --- Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bagansiapaiapi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) M Amriansyah SH MH, mengaku akan mempelajari beberapa pekerjaan rumah (PR) yang ditinggalkan oleh mantan Kasipidsus Rully Affandi SH. Menurut Amriansyah, masih ada sekian kasus korupsi yang telah ditangani Kejari Bagansiapiapi namun…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Takut Melanggar Aturan
Tiang Besi Hasil Penertiban Belum Dilelang
Gaungriau.com -- Sudah satu tahun lebih lamanya tiang besi hasil penertiban Satpol PP Kota Pekanbaru belum juga dilakukan pelelangan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa pihaknya belum melakukan pelelangan ini dikarena belum adanya titik terang.…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Akui Diperiksa Sebagai Saksi
AF Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Bansos
Gaungriau.com -- Polikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Azmi Fatwa (AF) membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) sebesar Rp290 miliar pada anggaran tahun 2012 silam. Dia tak menampik kalau dirinya diperiksa oleh penyidik Polda Riau, namun hanya sebatas dimintai keterangan (saksi) atas tersangka…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





