SELATPANJANG – Tanpa disangka rezeki mengalir di tahun baru Imlek 2567 bagi para pembecak yang ada di SELATPANJANG, tradisi mengelilingi kota dengan kemeriahan pistol air saling membasahi arak-arakan becak. Perang air dengan mengendarai becak ini diperkirakan akan berlangsung hingga hari ke Enam (Chui lak).

Tidak tanggung-tanggung pembecak mampu meraup keuntungan hingga jutaaan rupiah.
Tradisi saling menyiram air yang dilakukan warga thionhoa ini mulai pukul 15.00 Wib hingga 19.00 wib. Arak-arakan terus-menerus berkeliling kota SELATPANJANG, kondisi ini terlihat tertutup bagi umum karena situasi perang air menggunakan semprot busa dan semprot air ini memadati jalan-jalan kota.

Afis alias Lin An peserta arak-arakan perang air mengaku gembira dengan kegiatan tersebut, kegiatan sekali dalam setahun itu di akuinya akan memberikan kebahagian dan cinta kasih antara sesama.

"Kami sangat senang dengan acara seperti ini, acara keliling seperti ini memang sudah menjadi kebiasaan tahunan saat Imlek. Di antara kami juga saling menyemprotkan busa kaleng dan air, suasana ini hanya untuk memeriahkan saja dan menjalin hubungan antara sesama kaum thionhoa," katanya.

Sementara itu tukang becak yang berhasil ditanyakan menyebutkan, bahwasanya selama tahun baru Imlek merupakan kesempatan untuk mendapatkan uang tambahan bagi keluarga. 

"Dengan kerja membecak selama 1 minggu sejak mulai hari Imlek pertama hingga hari keenam kami dapat mengumpulkan uang hasil membecak Rp 1,5 juta hingga Rp 2 Juta, ya Alhamdulillah ini rezeki bagi kami," ungkapnya.**(don)