• Beginilah kondisi bangunan objek wisata sampan leper di Kuala Getek. Saat pasang seluruh lantai bangunan terendam air, yang nantinya akan meninggalkan lumpur.

TEMBILAHAN -- Bangunan event wisata sampan leper yang berada di bawah Jembatan Kuala Getek Kelurahan Sungai Tembilahan, terkesan mubazir. Apalagi bangunan tersebut hanya dimanfaatkan setahun sekali saat even wisata sampan leper dilaksanakan.

Selain itu perencanaan bangunan tersebut oleh Pemkab Inhil yang menelan dana tidak sedikit  kurang matang. Hal itu dapat dilihat dengan kondisi bangunan yang terendam air, saat pasang naik.

"Untuk apa bangunan itu dibikin kalau tidak ada manfaatnya, kalau air pasang tenggelam dan apabila air surut akan meninggalkan lumpur," ungkap Andi salah seorang pemuda  Kuala Getek sambil menunjuk kearah bangunan, Kamis, 28 Januari 2016.

Seharusnya kata Andi lagi, Pemkab Inhil  melalui dinas terkait mendesain bangunan dengan benar dan akurat. Selama ini lokasi Jembatan Kuala Getek tempatnya orang-orang bersantai dan menghabiskannya diwaktu sore hari.

"Paling tidak bangunan tersebut bisa jadi tempat warga untuk bersantai barang sejenak. Tapi kalau kondisi seperti itu, siapa yang mau menginjakkan kaki kesana," tukasnya.**(suf)