PEKANBARU -- Tahun ini jumlah Rumah Layak Huni (RLH) yang merupakan program andalan Pemerintah Kota (Pemko) berkurang jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Pemukima kota Pekanbaru, Zulkifli Harun mengatakan bahwa tahun ini program RLH bagi masyarakat kurang mampu berkurang. Jika sebelumnya, Pemko membangun sebanyak 250 unit setiap tahun. Maka tahun ini diperkirakan tidak sampai 200 unit.

"Tahun ini dikurangi, kalau sebelumnya ada 250 unit tahun ini, tidak sampai. Sekitar 100 an unit," kata Zulkifli, Senin 4 Januari 2015.

Menurutnya alasan pengurangan jumlah RLH untuk tahun 2016 disebabkan hutang proyek multiyears mesti dibayarkan tahun ini. Walau tidak menyebut angka hutang itu, Zulkifli menyebut hal itu cukup mempengaruhi terhadap RLH.

"Hutang multiyears harus dibayar tahun ini. Tentu harus ada yang terkena imbasnya," kata dia singkat.

Lagi pula, kata Zulkifli, beberapa tahun terakhir Pemko Pekanbaru selalu membangun RLH sebanyak 250 unit. Jika ditotal, jumlah RLH yang sudah dibangun mencapai 1000 RLH.

"Seharusnya berkurang warga penerima RLH. Karena kita bangun tiap tahun. Jadi tak masalah jika harus dikurangi," ujarnya.

Meski dikurangi, lanjut Zulkifli,  program RLH harus terus berlanjut.
"Kalau lunas hutang multiyears, kita lanjutkan. Pembangunan juga di seluruh kecamatan dimana warga yang membutuhkan," imbuhnya.**(saf)