PEKANBARU -- Permasalahan pedagang plaza sukaramai, Pekanbaru yang enggan dipindahkan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) Jalan Sam Ratulangi, mendapat tanggapan serius dari kalangan DPRD Pekanbaru.

Anggota komisi II DPRD Pekanbaru, Hj Desi Susanti SSos, berpendapat, bila pedagang tidak ingin dipindahkan, dia meminta para pedagang mencari tempat yang layak dan representatif.

"Kalau pedagang tetap bertahan di sekitaran plaza sukaramai, kami khawatir pedagang kesulitan. Karena bangunan (sukaramai) itu nanti akan direnovasi, tentu material dan alat berat akan masuk ke dalam. Apa tidak akan mengganggu proses jual beli dan perenovasi itu sendiri,” ujarnya ketika berbincang bersama media ini, Ahad 20 Desember 2015.

Dijelaskan oleh Politisi dari Partai Demokrat tersebut, dalam memilih tempat, dia meminta pedagang untuk mencari alternatif lain selain tempat yang berada di sekitaran plaza sukaramai.

“Kalau pedagang ada tempat, silahkan sampaikan usulannya, kira-kira tempatnya dimana, asal tempat tadi nantinya tidak menimbulkan persoalan baru seperti kemacetan dan lain sebagainya,” ujarnya.

Disamping itu ia berharap, dalam pemilihan TPS nantinya, Dinas Pasar (Dispas) dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru, saling berkoordinasi membantu pedagang dalam mencari jalan keluar agar para pedagang bisa berdagang seperti biasanya.

“Kalau memang tidak ada jalan keluar dan tempat lagi dan harus bertahan di sekitaran plaza sukaramai, SKPD dan pengelola harus membuat mapping (pemetaan) mengenai arus dan jumlah pedagang, apakah disekitaran (sukaramai) itu cukup menampung jumlah pedagang sebanyak 1800 atau tidaknya,” tuturnya.**(dwi)