PEKANBARU -- Menjelang akhir tahun, realisasi pembangunan revitalisasi dua pasar tradisional yang pendanaan bantuan dari Pemerintah Pusat sudah mencapai 93 persen.

Kepala Bidang(Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdaganga (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, Selasa 29 Desember 2015, ketika ditemui diruang kerjanya mengatakan bahwa realisasi pembangunan revitalisasi dua pasar tradisional yang pendanaannya dari bantuan pemerintah pusat sudah sesuai target yang direncanakan. 

"Sampai akhir Desember ini pembangunan kedua pasar tersebut sudah mencapai capai 93 persen," ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Irba, untuk dua pasar tradisional yang memperoleh bantuan dana revitalisasi dari Pusat adalah pasar Limapuluh dan Rumbai.

"Pasar Limapuluh menggunakan bantuan dana Kementerian Perdagangan. Sedangkan untuk pasar Limapuluh pendanaannya dari DAK," tuturnya.   

Menurut Irba, sejauh ini progres pembangunan revitalisasi kedua pasar tradisional tersebut baru dimulai kemarin pada triwulan keempat. Meski demikian bisa digesa sesuai target pengerjaan.

"Memang untuk 100 persen pada tutup tahun anggaran tidak bisa. Tetapi tim sudah mengusulkan sesuai dengan aturan yakni perpanjangan waktu kerja hingga pertengahan Januari,"jelasnya. 

Irba menambahkan, adapun  perpanjangan waktu yang diusulkan untuk pembangunan revitalisasi pasar limapuluh pada tahap I adalah pertengahan Januari 2016. Sehingga tidak akan ada  masalah pada proses penggunaan anggarannya.

"Pembangunan pasar Rumbai, karena ini sifatnya penambahan los sudah bisa dituntaskan hingga akhir tahun dengan besaran dana dari DAK sekitar Rp 1,7. Sedangkan dana untuk pembangunan pasar limapuluh itu diperoleh dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp10 miliar untuk tahap I,"tutupnya.**(saf)