• Zulfadil

PEKANBARU -- Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, ditahun 2016 berencana akan melakukan konsep program belajar 5 hari dan 1 hari ekstra kurikuler bagi seluruh sekolah yang ada di Provinsi Riau.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Prof Zulfadil, mengaku sudah menerima pemberitaan tersebut dan akan mempelajarinya lebih lanjut.

"Kita akan pelajari dulu, dan sebenarnya kita mendukung langkah 5 hari belajar itu difokuskan untuk belajar mengajar saja secara penuh, sementara di waktu 1 hari kegiatan sekolah secara penuh diperuntukkan di ekstra kurikuler. Mungkin dengan adanya ekstra kurikuler nanti selama 1 hari penuh, siswa bisa aktif mengembangkan potensi dan bakatnya. Baik dibidang kesenian maupun olahraga," ujar Zulfadil kepada wartawan, Kamis 17 Desember 2015.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal, MM tidak setuju dengan usulan yang dilakukan oleh Disdik Provinsi Riau tersebut. Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu beralasan, kebijakan yang dibuat tidak melakukan kajian terlebih dahulu.

"Seharusnya Disdik membuat program atas usulan dari kalangan masyarakat, bukan membuat program sendiri," ungkapnya.

Harusnya, lanjut Nofrizal, kegiatan belajar mengajar 5 hari dan 1 hari untuk ekstra kurikuler tersebut, dikoordinasikan terlebih dahulu dengan kalangan legislatif, hingga Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).

"Semua pihak harus mengetahui program Disdik. Tiba-tiba muncul program ini jelas membuat masyarakat kaget nanti," pungkasnya.**(saf)