SIAK -- orang tua murid SDN 03 Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun sangat kecewa dan sangat tidak setuju terhadap kebijakan pihak sekolah yang memaksakan setiap siswanya agar membeli pakaian olahraga yang baru yang disediakan oleh pihak sekolah. Pasalnya, pakai yang lama masih bagus.

"Kalaulah kebijakan terkait pergantian warna pakaian olahraga dan mengharuskan pula setiap muridnya membeli pakalian olahraga yang baru di sekolah, sebenarnya bagi yang mampu mungkin bisa saja, tapi bagi ekonomi orang tuanya pas-pasan tentu lebih memikirkan periuk nasi dari pada membeli baju baru lagi," kata Herman Tarigan kepada GaungRiau kemarin.

Lagi pula pakaian olahraga yang dimiliki oleh para murid SDN 03 tersebut, termasuk anaknya masih cukup bagus lagi mengapa pula harus dipaksa diganti. "Apakah ini merupakan anjuran dari Dinas terkait atau hanya merupakan kebijakan sepihak dari pihak sekolah saja," katanya bertanya.

Hal ini ditanyakannya, karena kalau hal ini tetap dipaksakan sama saja pihak sekolah atau dinas tidak memikirkan nasip masyarakat, makanya sebelum ini dipaksa, Ia meminta kepada dinas terkait agar dapat meninjau ulang terhadap kebijakan sekolah untuk menggantikan pakaian olah raga di SDN 03 Banjar Seminai tersebut.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak Drs J Kadri Yafia M.Pd melalui sekretaris Dinas terkait Suprapto M.Pd ketika dijumpai, Rabu 16 Desember 2015 menyebut, terhadap wacana pergantian pakaian olahraga oleh sekolah SDN 03 Banjar Seminai Kecamatan Dayun ini, menurutnya, kalau benar, bukan anjuran dari Dinas Pendidikan.

"Itu bisa saja merupakan kebijakan dari sekolah terkait. Walaupun demikian kita juga tidak setuju terhadap pergantian warna pakaian olahraga tersebut apalagi pakaian yang lama masih layak dipakai, mengapa harus diganti pula," jelasnya.

Dikatakannya, pihak Dinas Pendidikan akan memanggil Kabid yang membidanginya, untuk menanyakan apa sebenarnya yang terjadi dilapangan terkait wacana pergantian pakaian olahraga ini. "Kalau pakaian olahraga yang ada masih bagus buat apa diganti lagi," tegas Suprapto.

Sampai berita ini dituliskan Kepala Sekolah SDN 03 Banjar Seminai Kecamatan Dayun belum bisa ditemui untuk dikonfirmasi.**(jas)