• Dr H Kamsol

PEKANBARU -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Dr H Kamsol meminta agar Image musem sebagai sesuatu yang identik dengan hal menyeramkan di mata masyarakat, hendaknya bisa dihilangakan, museum harus menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi masyarakat untuk dikunjungi.

"Museum kita di Riau ini kita harapkan bisa menjadi tempat bercerita sejarah suatu daerah, ini harus dikembangkan dan dibenahi dengan baik supaya bisa menjadi tempat menyenangkan bagi pengunjung," kata Kamsol saat membuka Rapat Koordinasi Musem di salah satu hotel di Pekanbaru, Kamis 17 Desember 2015.

Kamsol mengakui, kondisi Musemum Provinsi Riau saat ini situasi dan kondisi tempatnya tidak terurus, kurang penerangan dan benda purbakala (peninggalan sejarah) tidak terurus dengan baik. Sehingga mengurangi nilai-nilai sejarah daerah dan juga mengurangi minat wisatawan mengunjunginya.

"Namun sekarang kita akan merubah imeg museum yang dianggab menyeramkan itu menjadi tempat menyenangkan. Dimana seluruh museum yang ada di kabupaten/kota akan kita benahi dan dikembangkan supaya menjadi tempat menarik," tegas Kamsol.

Kamsol menjelaskan, museum adalah tempat menceritakan suatu daerah melalui benda, buku dan bukti peninggalan sejarah dari leluhurnya. Seperti Riau memiliki beberapa kaya dengan minyak bumi, Kuansing ada pacu jalur, di Siak ada Istana Siak dan lain lain. Jadi dengan datang ke museum orang akan tau apa itu Riau tanpa harus mendengarkan cerita dari orang lain.

Kemudian, museum juga sangat mendukung Kurikulum 2013 (K-13). Pasalnya siswa dituntut untuk menemukan dan mengembangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh siswa. Supaya dapat dijelaskan kepada guru melalui presentasi dan tulisan dalam kelas.

Dengan benda benda yang ada di Museum, maka siswa bisa lebih mudah menemukan bahan untuk dilakukan penelitian untuk dikembangkannya. Dengan mengenal benda sejarah ini, maka masyarakatnya turut menjaga keutuhan sejarah suatu daerah untuk diceritakannya kepada keturunan Melayu di Provinsi Riau.

Kamsol berharap, provinsi dan kabupaten/kota harus meningkatkan koordinasi dalam pengembangan museum yang berbasis budaya dan wisata. Setiap daerah bisa mengusulkan pembangunan museum, sehingga pengunjung yang ingin mengetahui suatu daerah bisa langsung datang ke museum.

"Ketika kita pergi ke Sungapur, setiap daerah ini memiliki museum dan menunjukkan bukti sejarah. Sehingga dengan melihat bukti sejarah itu, kita sudah tau situasi dan kondisi daerahnya itu dulunya. Jadi diharapkan di Riau, kita harus bisa menjelaskan suatu daerah melalui benda benda bersejarah di museum yang ada," ungkapnya.**(mad)