• Hj Sisilita saat memberi sambutan sekaligus membuka acara.

PEKANBARU -- Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta memberikan informasi terbaru tentang kebijakan pendidikan non formal, Bidang Pendidikan Non Formal Informal Dinas Pendikan dan Kebudayaan Riau gelar Workshop.

Kegiatan Worshop yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka, Kamis 17 Desember 2015 tersebut adalah Workshop bordir motif Melayu Riau. Workshop pendidikan keorangtuaan untuk kelompok dasawisma, dan workshop pembelajaran keaksaraan fungsional bagi kader PKK.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Ketua Tim Penggerak PKK Riau Hj Sisilita. Dalam kesempatan itu Dia memaparkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kader PKK di Riau.

Karena itu dia berterimaksih kepada Bidang PNFI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau, yang telah bersedia bekerjasama, dalam menggelar workshop bagi kader PKK.

"Karena kader PKK juga berperan dalam mensukseskan program penuntasan buta aksara di Provinsi Riau," kata Sisilita.

Dia mengatakan, melalui workshop ini diharapkan kader-kader PKK di Riau bisa mengembangkan ilmu yang diraih dilingkungan masing-masing, hingga diharapkan dapat terus melestarikan khasanah budaya melayu.

"Dan juga tentunya, jika ini dikelola dan dilaksanakan dengan baik dan tekun, akan juga mampu meningkatkan ekonomi," sebutnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Dr H Kamsol mengatakan, sesuai dengan dengan fokus program yang dicanangkan Ditjen PAUDNI tahun 2015-2019 yang fokus pada pendidikan Dasar bagi orang dewasa.

"Pendidikan kecakapan hidup, pedidikan pengembangan masyarakat dan pendidikan ke orangtuaan. Karena itu kami sangat mendukung kegiatan ini," ujarnya.**(mad)