PEKANBARU -- Hingga minggu pertama dibulan November 2015, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru baru mencapai  Rp 250 Miliar atau 50 persen dari Rp 500 Milliar yang ditargetkan.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru, Yuliasman mengakui jika realisasi penerimaan dari target keseluruhan masih rendah. Seharusnya, dalam waktu kurang dua bulan ini PAD Kota Pekanbaru sudah terealisasi diatasnya 50 persen. "Yang tercapai masih diangka 50 persen,"ujarnya, Kamis 5 Nopember 2015.

Menurut Yuliasman, dari 11 sektor pajak, hanya ada tiga yang memiliki tren positif dan paling dominan yakni Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Pajak Penerang Jalan (PPJ).

"Sedangkan untuk sektor lain seperti pajak hiburan, restoran dan hotel masih minim,"ungkapnya.

Yuliasman menambahkan, penyebnab minimnya penerimaan dari pajak hiburan, restoran dan hotel tersebut dikarenakan akibat dari bencana kabut asap yang menyelimuti Riau khususnya Pekanbaru beberapa bulan belakangan ini.