Gaungriau.com -- Lagi-lagi Puluhan Aktivis dari universitas Lancang Kuning (unilak) melakukan aksi di Depan Kantor DPRD Riau, meraka Tidak puas dengan kinerja para anggota dewan, yang hanya membuat rakyat semakin hari semakin tersakiti.

“Kami disini meminta agar para anggota DPRD ini, tidak menjadi pelindung dan melindungi perusahaan HTI. kami juga meminta agar anggota dewan segera membentuk tim pansus penanganan bencana asap.” Kata Korlap ketika melakukan aksinya.

Masa yang diterima langsung oleh sejumlah anggota dewan itu juga meminta secara khusus, agar para wakil rakyat tidak meninggalkan Provinsi Riau selama bencana asap belum usai.

Dan poin terakhir yang dituntut oleh mahasiswa adalah kontribusi nyata anggota DPRD dalam menyampaikan aspirasi masyarakat ke pemerintah pusat.

Selain empat poin yang disampaikan didepan para wakil rakyat, mahasiswa juga menuntut agar presiden Jokowi memecat Menteri Kesehatan dan mencabut izin perusahaan HTI yang melakukan pembakaran hutan.

Tepat pukul 11.39 Wib, mahasiswa ditemui oleh beberapa anggota dewan. Tampak hadir menemui mahasiswa, Masnur, Nofiwalidjusman, Ade agus Hartanto, Mansyur, Yusuf sikumbang, dan Erizal muluk.

“Y,a kita dari Anggota Dewan sudah menerima orasi dan masukan dari adik-adik mahasiswa dan ini akan menjadi diskusi dan rapat di dewan. Dan kita juga akan segera melakukan poin-poin atau tuntutan dari meraka itu.” Kata wakil rakyat ketika di wawacrai wartawan, Senin 21 September 2015.

Setelah melakukan aksi dan orasinya di Depan Anggota DPRD masa pun pergi ke Kantor Gubernur Riau untuk melakukan aksi dan bergabung bersama dengan kawan-kawan yang lain yang sedang aksi di kantor Gubernur Riau siang ini.**(wan)