Gaungriau.com (KABUN) -- Upaya memutus mata rantai penyebaran wabah Virus Covid 19 dilingkungan PTPN V Kebun Sei Batu Langka (SBL) kecamatan Kabun Kab Rohul (Riau) terus dilaksanakan.

Demikian disampaikan oleh Pejabat Pj Meneger PTPN V Kebun SBL, Budi Darma Indra, melalui Asisten SDM Umum Herlambang, Rabu 15 April 2020 lewat pers rilisnya.

Dalam Pers rilisnya, Asum Herlambang memaparkan bahwa PTPN V SBL sudah melaksanakan berbagai antisifasi preventive dalam melakukan pencegahan wabah covid-19.

Upaya yang digencarkan antara lain sosialisasi akan bahaya virus covid-19 dengan memasang barnner baliho disejumlah tempat vital yang ada di Kecamatan Kabun, khususnya dilingkungan PTPN V SBL.

Selain penyemporotan cairan disinfekctant dilingkungan perkantoran dan perumahan karyawan, managemen PTPN V juga menyediakan tempat Disinfektant Chamber dikantor Kebun - Afdeling dan fasilitas umum lainnya.
Untuk menambah daya tahan tubuh, PTPN V SBL rutin memberikan Vitamin kepada seluruh karyawan dan menganjurkan agar selalu menggunakan masker.

Dalam upaya pencegahan penularan covid -19, para staf dan karyawan rutin ber-olahraga setiap hari Selasa dan Jum'at. Olahraga yang sering dilaksanakan adalah olahraga Badminton dan senam sehat bersama. Bagi petugas kesehatan Kebun Sei Batu langka, dianjurkan agar terus reaktif dalam melakukan intraksi wawancara kepada karyawan/i, guna mengetahui tentang riwayat kesehatan dan perjalanannya, ujar Herlambang.

Pelaksanaan pencegahan penularan Virus Covid 19 di PTPN V SBL ini sudah sesuai dengan edaran Direktur Komersil No 5/SDM/AA/M/159/IV/2020/tgl 08-April-2020.

Dikatakan Herlambang, Managemen kebun SBL rutin membuat laporan terkait perkembangan antisifasi pencegahan kebagian SDM 7 kali dalam seminggu.

PJ Meneger PTPN V Kebun SBL, Budi Darma juga menghimbau agar seluruh karyawan melakukan Pola Hidup sehat dan Bersih (PHBS), serta memperbanyak makan makanan bergizi dan makan secara teratur.

Selain itu, rutin ber olahraga cuci tangan setelah dan sesudah melakukan aktifitas kegiatan dan jangan lupa hindari kerumunan keramaian. imbuh Budi Darma.**(lim)