• Ilustrasi virus corona

Gaungriau.com (SIAK) -- Negaratelah memberlakukan kepadamasyarakatdisuruh wajibmemakai masker saat bepergian keluarrumah, akan tetapi maskernya dilapangan cukup sulit didapatkan.

Langkah ini termasuk upaya Pemerintah bersama masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaranPandemi virus Corona atau Covid-19.

"Padahal kami masyarakat sangatpatuh dan taat dengan aturan yang telah diterapkan oleh Pemerintah wajib pakai masker jika keluar rumah, yang diberlakukan mulai hari ini Senin6 April 2020dan mungkin bisa jadikan akan berlanjut, selagi wabahCovid 19 belum terputuskan," kata M Syarif, warga Kecamatan Dayun kepada media iniSenin 6 Maret 2020.

Menurut Syarif yang merupakan buruh serabutan ini, dirinya dan juga masyarakat lainnya nya ,sudah dipastikan patuh dan selalu taat terhadap apapun bentuk maklumat serta jenis himbauan lainya yang yang diberlakukan olehPermintaan, termasuk wajib pakai masker disaat wabah Covid 19 yang terjadi sekarang ini.

"Tapi persoalannya yang jadi pertanyaan kami masyarakat, kenapa pemberlakuan wajib memakai masker ini tidak dibarengi dengan menjamin ketersediaan masker dilapanganoleh pemerintah," kata Dia.

"Sebenarnya kami masyarakat sangat takut dengan dengan wabah Covid 19 ,tapi dikarena rezeki kami sangat bergantung dengan aktivitas diluar sana, bentuk bahaya yang sedang menerpa kitasemua, demi untuk mendapatkan rupiah untuk memenuhikebutuhan ekonomi keluarga, mau bagaimana lagi, kalau tidakkeluar rumah bisatidak makan anak istri," punkas Syarif sambil berlalu.**(jas)