JAKARTA -- Dengan alasan kemanusiaan, Abu Bakar Ba'Asyir akan dibebaskan. Menurut Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra Abu Bakar Ba'asyir akan dibebaskan pekan depan.

"Pembebasan Baasyir akan dilakukan pekan depan untuk membereskan administrasi pidananya di LP. Ba'asyir sendiri minta waktu setidaknya tiga hari untuk membereskan barang-barangnya yang ada di sel penjara. Setelah bebas, Baasyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim," jelas Yusril dalam akun Facebook-nya, seperti dilansir okezone, Jumat 18 Januari 2019.

Yusril menjelaskan, Abu Bakar Ba'asyir sudah mendekam dalam penjara selama 9 tahun dari pidana 15 tahun yang dijatuhkan kepadanya. Menurut Yusril, sudah saatnya Ba'asyir menjalani pembebasan tanpa syarat-syarat yang memberatkan. Jokowi berpendapat, Baasyir harus dibebaskan karena pertimbangan kemanusiaan.

"Ba'asyir kini telah berusia 81 tahun dan dalam kondisi kesehatan yang makin menurun. Jokowi menegaskan kepada Yusril bahwa beliau sangat prihatin dengan keadaan Ustadz Abu Bakar dan karena itu meminta Yusril untuk menelaah, berdialog dan bertemu Abu Bakar Baasyir di LP Gunung Sindur," tulis Yusril.

Yusril datang ke LP Gunung Sindur ditemani Yusron Ihza Mahendra dan Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor. Ia didaulat untuk menjadi imam dan khatib Jum’at di Mesjid LP. Keluarga Ustadz Abubakar Baasyir juga datang dari Solo. Hadir pula pengacara Abubakar Baasyir Achmad Michdan yang turut bersyukur atas bebasnya Baasyir.

Sumber: okezone