• Wan Thamrin

PEKANBARU -- gaungriau.com -- Mantan Kepala Biro (Karo) Tata Pemerintahan (Tapem) Provinsi Riau Andry Sukarmen dilantik menjadi pejabat fungsional sebagai Widyaswara di Badan Peningkatan Sumberdaya Manusia (BPSDM) Riau.

Andry Sukarmen sendiri sudah lama berstatus non job pasca tak menjabat sebagai Karo Tapem pada awal kepemimpinan Arsyadjuliandi Rachman sebagai Gubernur Riau.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim sendiri secara umum pada pelantikan 79 pejabat fungsional dan 112 kepala SMA/SMK dan SLB di Gedung Daerah meminta, mereka yang baru saja dilantik tidak menepuk dada. Wan juga berharap agar bisa memanfaatkan jabatan yang diemban sebaik-baiknya sesuai dengan tupoksinya.

"Gunakan kesempatan ini, jangan sering menepuk dada," kata Plt Gubri, Senin 15 Oktober 2018.

Khusus untuk kepala sekolah, menurut Wan kemajuan bangsa khususnya generasi muda yang kelak akan menjadi tulang punggung bangsa sangat bergantung pada guru dan kepala sekolah. Tanpa peran serta sekolah dalam memajukan negeri ini, tidak mungkin akan muncul bibit manusia yang bisa dihandalkan.

"Berhasil atau tidak kemajuan negri ini bergantung dengan bapak ibu sekalian. Tingkatkan mutu, Kepsek itu panutan. Kalau dikampung saya guru itu segala galalsnya, apalagi Kepsek," kata Wan.

Begitu juga dengan pejabat fungsional, juga harus bisa maksimalkan kinerjanya sesuai dengan tupoksi masing-masing. "Buat prestasi yaag bisa dibanggakan. Jangan buat hal tak terpuji," ujar Wan.

Pelantikan ini juga dihadiri Asisten III Setdaprov Riau Indrawati Nasution, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau Ikhwan Ridwan, Kepala Dinas Pendidikan Riau Rudyanto.


Disisi lain, Plt Gubri usai acara mengungkapkan alasan tidak dilantiknya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau Rahmad Rahim, yang sebelumnya mundur dari jabatannya, karena memilih menjadi pejabat fungsional.

Alasan penolakan inilah yang menyebabkan mantan Kepala Dinas Perhubungan tersebut gagal dilantik sebagai pejabat fungsional. Pada hal SK mundurnya Rahmad Rahim sebagai Kepala Bappeda Riau keluar sebelumnya.

"Yah saya yang menolak, pastinya jangan mundur di tengah gelanggang. Sekarang ini kita sedang bergerak. Tak betul itu mundur sekarang, saya yang minta dia untuk bertahan. Bantu saya, dia itu manggil saya om, jadi bantu saya,” kata Wan.

Pada hal seharusnya hari ini Rahmad Rahim semestinya dilantik sebagai pejabat fungsional bersama 112 pejabat fungsionallainnya, sesuai dengan pilihannya. Namun hingga nama terakhir, nama Rahmad Rahim tak juga terdengar.

Meski begitu, Wan menegaskan ada pengecualian jika nanti pembahasan APBD sudah tuntas. Maka silahkan, berapa pun yang mau mundur. Karena apabila mundur disaat pembahasan APBD sedang berjalan, bukan pilihan bijak.

“Setelah habis pembahasan APBD bersama DPRD, mau dilantik, lantik lah. Saya lantik berapapun saya lantik. Selesaikan dulu pembahasan APBD,” tegas Wan.

Seperti diketahui, selain Rahmad Rahim nama lainnya yang menyatakan mundur dari jabatannya yakni Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Patrianov. Patrianov juga memilih jabatan fungsional untuk karir ke depan.**(jai)