PEKANBARU -- Warga Kota Pekanbaru kembali dibuat resah oleh tindakan PLN Area Pekanbaru yang kembali melakukan pemadaman Sampai 10 Jam. Listrik padam mulai pagi sampai sore hari beberapa kali.

"Bingung kita dengan sikap PLN yant tidak jelas, listrik padam semaunya. Apa lagi alasan PLN, kekeringan, ini kan musim hujan? Banjir? selalu saja ada alasan yang kayaknya tidak masuk akal. PLN harus tau beberapa hari lagi anak-anak kita mau ujian nasional," ucap Rina warga Cipta Karya, Rabu 30 Maret 2016.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengharapkan PLN tidak memadamkan listrik saat pelaksanaan UN karena ada 25 sekolah yang ujian secara komputer.

"Kami mengimbau PLN area Pekanbaru hendaknya saat pelaksanaan UN nantinya tidak ada lagi pemadaman listrik karena dikhawatirkan akan mengganggu proses pelaksanaan ujian nasional. Apalagi saat sekarang ini ada 25 sekolah yang mengikuti UN dengan menggunakan sistem kompter," tegasnya.

Selain itu, Politisi Demokrat ini juga mengimbau peran serta orang tua murid untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya agar tidak beraktivitas terlalu banyak di luar rumah.

"Kepada pihak swasta dalam hal ini kepada pengusaha-pengusaha warnet, agar mohon kerja samanya dengan tidak memberikan kesempatan bagi siswa-siswa untuk bermain warnet, terlebih lagi saat jam sekolah bahkan saat UN berlangsung," harapnya.

Sementara kepada Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru diminta agar melakukan rapat koordinasi dan persiapan baik itu dalam hal mempersiapkan komputer dan guru-guru pengawasnya.

"Jangan sampai nantinya kendala-kendala teknis ini merugikan siswa-siswa dalam mengisi soal-soal UN," tandasnya.

Sebagaimana diketahui pelaksanaan Ujian Nasional direncanakan berlangsung pada 4 hingga 6 April nanti.**(dwi)