PELALAWAN -- Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPPPAKB) Harkat AN mengungkap mulai awal bulan Maret 2016 nanti, 12 Penyuluh Keluarga Berenca (LPKB) akan diberikan kendaraan operasional roda, kendaraan ini dimaksudkan guna membantu petugas penyuluh dalam menjankau pelayanan kepada  warga yang berada didaerah sulit dilalui kedaraan roda empat.  

"Kendaraan roda dua tersebut berasal dari bantuan Pemerintah Pusat yang tertuang pada Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015. Kendaraan yang plot sebagai operasional petugas penyuluh ini nantinya dapat melayani masyarakat dalam mensukseskan kegiatan keluarga berencana. Dengan demikian masyarakat tidak susah lagi datang kepuskesmas untuk memperoleh pelayanan KB, petugas sendiri yang datang ketempat mereka,"demikian  disampaikan Kaban BPPPAKB Kabupaten Pelalawan Harkat  diruang kerjanya, Kamis 25 Februari 2016.

Dijelaskan mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah ini, penyerahan kendaraan dinas sendiri akan dilakukan pada awal Maret mendatang,  rencananya akan penyerahan secara simbolis oleh bapak bupati.

"Kita memang telah melakukan koordinasi dengan bagian protokoler, agar bapak bupati bisa dijadwalkan menyerahkan kendaraan dinas ini, saat penyerahan nati bapak bupati juga akan menyampaikan arahannya,"ungkapnya.

Harkat berharap dengan kepada petugas penuluh KB dilapangan seiring dilengkapinya kebutuhan operasional tersebut dapat meningkatkan kenirja mereka.

"Saya ingin mereka dapat meningkatkan kenerjakan, dan dapat melayalini kebutuhan masyarakat dalam mensukseskan keluarga berencana,"ungkapnya.  

Atas bantuan tersebut,  Kaban BPPPAKB Kabupaten Pelalawa ini tentu mengucapkan rasa sukur karena di Provoinsi Riau, dana DAK ini hanya di peruntukan untuk dua Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten  Indragiri Hilir (Inhil) dari 12 Kabupaten/kota yang ada, menurut catatan terakhir Kabupaten Pelalawan mendapat dana DAK bidang KB pada tahun 2008 lalu serta tahun 2015.

Ternyata kata Harkat, perjuangan panjang untuk merebut dana yang berasal dari APBN telah membuahkan hasil ditahun 2015 direalisasikan bulan ini. hal ini ditandai dengan dikabulkanya anggaran untuk Kabupaten Pelalawan.

Dijelaskanya,  adapun usaha untuk mendapatkan dana  tersebut malalui seleksi yang cukup ketat oleh BKKBN pusat di Jakarta. Dan Pelalawan dinilai sukses dalam menjalankan program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan keluarga). 

Untuk itu  pada tahun 2015  sebagai apresiasi dari pusat, tentu akan menambah semangat dan motivasi dalam mensukseskan program KB kedepan, disamping itu pihaknya akan  terus berusaha untuk meraih dana dari pusat di tahun  mendatang baik itu dari  DAK bibang Keluarga Berencana  BKKBN Jakarta, serta dana-dana  dari kemententerian kesehatan dan dana-dana lain yang memungkinkan untuk kita raih.

"Ya mengingat Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang berkembang sangat membutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk mensukseskan berbagai program khususnya masalah kelurga berencana,"ujarnya.

Terkait target, lanjut Harkat, adalah dimulai 2015 lalu dan seterusnya  adalah berusaha meningkatkan kepersertaan KB.

"Terget jelas adanya peningkatan kepesertaan KB, terkait anggaran ditahun 2016 ini kita tentu berharapkan BPPPAKB kembali mendapat  anggaran BKKN melalui DAK  yang tentu masih  kita butuhkan,"pangkasnya.**(ham)